Tingkatkan Budaya Menulis dan Membaca, Pemkab Banyuwangi Gelar Kemah Sastra Nasional di Hari Puisi

Foto: Bupati Banyuwangi Abdulla Azwar Anas bersama peserta kemah sastra nasional
923
ad

MEMOonline.co.id, Banyuwangi - Bertepatan dengan Hari Puisi Nasional, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, menggelar Kemah Sastra  Nasional, Sabtu (28/4/2018).

Perhelatan yang dijadwalkan selama dua hari, yakni Sabtu-Minggu (28-29/4) ini, dibuka oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Hadir dalam acara tersebut para sastrawan terkemuka Indonesia, seperti Sutardji Calzoum Bachri, D. Zawawi Imron, Ahmadun Yosi Herfanda, dan Wayan Jengki Sunarta. Hadir pula sutradara Garin Nugroho dan Ketua Dewan Kesenian Blambangan Samsudin Adlawi.

Dalam sambutannya, Azwar Anas mengatakan, bahwa  Kemah Sastra yang digelar di Banyuwangi tersebut, sebagai cara untuk meningkatkan budaya literasi generasi muda.

“Kami mendorong tumbuhnya budaya menulis dan membaca. Semoga anak-anak muda kita mendapat banyak inspirasi dari para sastrawan hingga akhirnya mampu menciptakan ide dan menuangkannya lewat karya sastra," kata Anas.

Pembukaan Kemah Sastra Nasional yang berlangsung di Resor Jiwa Jiwa di kaki Gunung Ijen, dan diikuti ratusan penyair muda dari dalam dan luar negeri seperti Malaysia, Singapura, dan Mozambik. Dari dalam negeri sendiri, hadir pegiat sastra Pekanbaru, Lombok, Bali, Pangkalpinang, Banten, Ambon, Yogyakarta, Solo, Bogor, Sukabumi, dan Jakarta.

Para peserta mengikuti workshop penulisan cerpen dan puisi oleh sastrawan Ahmadun Yosi Herfanda dan Hasan Aspani. “Ini akan menjadi sarana untuk berbagi pengalaman dalam menggeluti dunia sastra. Sehingga para peserta, anak-anak muda pegiat sastra, bisa semakin matang dalam bersastra,” kata Ketua Dewan Kesenian Blambangan, Samsudin Adlawi.

Selain workshop, para peserta menyaksikan penampilan para maestro sastra tanah air membawakan karya puisi maupun rangkaian pesan yang sarat makna. Seperti penyair D. Zawawi Imron yang membacakan puisi berjudul “Desaku”. Zawawi membacakan puisi tersebut bergantian dengan Bupati Anas.

Lalu Sutardji Calzoum Bachri yang memberi ceramah soal sastra Indonesia. Sastrawan berjuluk “Presiden Penyair” itu juga membacakan sejumlah puisi.

“Kita sebagai penyair menciptakan makna, kata-kata menciptakan penyair. Penyair menciptakan puisi. Dengan puisi bisa lapang pikiran dan menumbuhkan empati,” cetusnya.

Kemah Sastra Nasional juga menghadirkan sutradara Garin Nugroho yang menampilkan sebuah monolog. Garin mengatakan langkah Banyuwangi dalam mempertemukan tokoh-tokoh sastra nasional dengan generasi muda sangat baik.

“Metode mengundang sastrawan untuk dipertemukan anak-anak muda untuk berbagi pengetahuan dan metode serta berbagi cara menghormati kata adalah sesuatu yang sangat luar biasa,” kata Garin.

Hal senada juga dilontarkan Sutardji Calzoum Bachri. Menurut dia, Kemah Sastra yang berhasil mendatangkan anak-anak muda ini menunjukkan optimismenya bahwa sastra masih diminati masyarakat luas.

“Saya senang Banyuwangi bergeliat membangun tradisi literasi melalui kegiatan sastra. Ini jadi bekal meningkatkan kualitas SDM, memperkaya peradaban kita, yaitu peradaban yang merawat bahasa,” ujarnya.

Acara Kemah Sastra itu juga ditandai dengan peluncuran buku kumpulan puisi berjudul “Senyuman Lembah Ijen” yang memuat 190 puisi tentang keindahan dan kehidupan Gunung Ijen. Puisi-puisi itu dikurasi dari 600 puisi yang masuk ke panitia yang berasal dari dalam dan luar negeri. Ada pula peluncuran 20 buku sastra karya sejumlah penyair muda Banyuwangi. (Anis/diens)

 

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Jakarta- Sengketa tumpang tindih wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) antara PT Artha Bumi Mining dan PT Bintangdelapan Wahana di...

MEMOonline.co.id, Bogor- Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor menggelar peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia tingkat kabupaten pada tahun 2024...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Pentingnya sinergitas yang erat antara TNI dan pemerintah desa melalui langkah strategis dengan menyatukan visi dan misi...

MEMOonline.co.id, Pekalongan- Dino Ardiyansah atau yang lebih dikenal King Dino Trader adalah seorang Trader Forex asal Indonesia yang lahir di...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Inspektorat Kabupaten Lumajang, terus melakukan pendalaman menindaklanjuti laporan warga Desa Karangsari Kecamatan...

Komentar