Sering Dipaksa Berhubungan Badan, Bocah Kelas VI SD di Masalembu 'Hamil' Janin Guru Ngaji

Foto: Ilustrasi google
11463
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep - Sungguh sangat tidak pantas bagi AW (inisial), warga Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyandang predikat sebagai guru ngaji.

Pasalnya, AW sudah memberikan contoh yang tidak baik pada santriwatinya inisial N, yang masih dibawah umur.

AW diduga tega mememaksa N untuk melakukan hubungan badan sebanyak tiga kali, layaknya suami istri.

Alhasil, N kini mengalami trauma berat lantaran di usianya yang masih belia, perutnya sudah berisi janin oknum guru ngaji cabul.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Masalembu, Ahmad Budi Santoso, oknum guru ngaji cabul itu sudah memerkosa N sebanyak tiga kali.

“Menurut perincian kronologi yang disampaikan N, peristiwa nahas itu terjadi sejak N duduk di bangku kelas empat hingga kelas enam Sekolah Dasar (SD), N telah diperkosa oknum guru ngaji di Kecamatan Masalembu sebanyak tiga kali. Terakhir dilakukan pada September 2022,” ungkapnya, saat dikonfirmasi media ini, Sabtu (07/12/2023).

Menurutnya, Korban kini mengalami trauma berat, dan posinya saat ini sedang dalam pengamanan di rumah salah satu anggota kepolisian.

Kasus tersebut, kini sudah dilaporkan ke Polsek Masalembu, tepatnya pada Kamis (06/01/2023).

Mendapat laporan pemerkosaan anak dibawah umur, Polsek Masalembu tinggal diam, dan akan langsung melimpahkan kasus yang menimpa gadis 12 tahun tersebut ke PPA Polres Sumenep.

“Kami mengupayakan melimpahkan kasus ini pada PPA Polres Sumenep. Laporannya telah kami terima,” jelas Budi.

Selain itu, Budi mengaku telah melakukan tindakan visum terhadap tubuh korban melalui Puskesmas Kecamatan Masalembu.

Meski belum mendapatkan laporan secara mendalam hingga saat ini, pihaknya akan menanyakan kembali pada Puskesmas setempat terkait hasil visum pada Senin (09/02/2023) besok.

“Sudah divisum, korban juga dalam kondisi hamil muda,” bebernya.

Terpisah, warga Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, Sumenep, Jailani (40) mengatakan, N memang salah satu murid binaan guru ngaji inisial AW.

Sebab itu, tindak pemerkosaan yang dilakukan AW pada muridnya sendiri membuat Jailani geram.

“Saya yang mendampingi keluarganya melapor ke polisi,” ungkap Jailani.

Penulis      :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Wisata air legendaris Kabupaten Lumajang belakangan disorot pasca muncul wahana air berupa sewa ban pelampung, perahu...

MEMOonline.co.id. Pamekasan- Kebakaran hebat melanda Gudang Kayu “Berkah Al Banjari” dan sebuah toko bangunan di Dusun Bakong, Desa Batukerbuy,...

MEMOonline.co.id. Sumenep- DPRD Kabupaten Sumenep mulai memperketat regulasi pendirian toko modern guna melindungi keberlangsungan pasar tradisional...

MEMOonline.co.id. Sumenep- DPRD Sumenep menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep Masa Khidmat...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kekosongan sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mendapat perhatian serius dari...

Komentar