Hanya Diikuti Segelintir Orang, Demo di Balai Desa Sukosari Jember Terindikasi 'Settingan' Oknum Perangkat Desa

Foto: Kantor Desa Sukowono
2854
ad

MEMOonline.co.id. Jember - Warga Desa Sukosari, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, Jawa Timur, menduga demonstrasi yang dilakukan oleh segelintir orang di balai desa setempat terindikasi settingan.

Anehnya, warga yang hadir tersebut malah diberitakan menuntut Kepala Desa (Kades) untuk segera melantik Kepala Dusun (Kasun) terpilih yang tak lain adalah adik kandung Kades sendiri.

"Sehingga seolah-olah masyarakat itu mendukung. Padahal mereka bukan itu yang dituntut," ucap salah seorang warga yang tak bersedia namanya disebut.

Ia menjelaskan, kedatangan warga bukan untuk menuntut Kades segera melantik Kasun. Melainkan untuk meminta agar Kades transparan dalam pelaksanaan pemilihan Kasun.

"Kami juga menuntut agar Kades menerapkan aturan yang benar dalam pelaksanaan pemilihan Kasun," imbuhnya.

Justru kalau dipaksakan melantik Kasun itu, maka Kades terindikasi melakukan kolusi. Padahal Kades beserta turunannya tidak boleh melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme.

"Pelaksanaan itu sendiri terkesan tidak transparan. Yaitu tidak menyertakan Perbupnya di pasal 10 huruf a, di mana harus dipublikasikan seluas-luasnya. Artinya semua warga berhak mengetahui seluas-luasnya kekosongan perangkat desa," pungkasnya. Selasa (20/12).

Sebelumnya diberitakan, Terindikasi Faktor Politik, Kades Sukosari Diduga Asal Main Comot Kasun.

Jember-Kepala Desa (Kades) Sukosari, Romadhon, diduga asal main comot Kepala Dusun (Kasun). Terindikasi karena ada unsur monopoli politik. Senin (18/12/2022).

Akibatnya, tidak sedikit warga setempat yang protes. Bahkan menggertak bakal mengadu langsung ke bupati.

Salah seorang warga Inisial OR memaparkan, pihaknya mewakili warga ingin memastikan pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa dilakukan secara teruji dan terukur, bukan atas perasaan suka dan tidak suka kepada orang tertentu.

"Artinya kami tidak menuntut lain-lain, bukan karena saya ada kepentingan politik suka atau tidak, kami tidak menuntut aturannya, aturannya sudah benar, tapi pelaksanaannya apakah sesuai prosedur dengan aturan,"ucapnya.

Penulis      :    Zainullah

Editor        :   Udiens

Publisher  :   Satrio Pininggit

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Wisata air legendaris Kabupaten Lumajang belakangan disorot pasca muncul wahana air berupa sewa ban pelampung, perahu...

MEMOonline.co.id. Pamekasan- Kebakaran hebat melanda Gudang Kayu “Berkah Al Banjari” dan sebuah toko bangunan di Dusun Bakong, Desa Batukerbuy,...

MEMOonline.co.id. Sumenep- DPRD Kabupaten Sumenep mulai memperketat regulasi pendirian toko modern guna melindungi keberlangsungan pasar tradisional...

MEMOonline.co.id. Sumenep- DPRD Sumenep menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep Masa Khidmat...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kekosongan sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mendapat perhatian serius dari...

Komentar