Dosa Turun Temurun, Temuan BPK Era Faida Rp 107 Miliar Seakan Lenyap Ditelan Bumi

Foto: Aktivis Posko Merdeka, Muhammad Sholeh
1824
ad

MEMOonline.co.id. Jember - Temuan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember, Jawa Timur, di era Faida seakan lenyap ditelan bumi.

Sebab hingga kini belum ada ujung pangkalnya. Dalam hasil pemeriksaan yang diumumkan pada 31 Mei 2021 silam.

Dan ada beberapa penemuan BPK tersebut salah satunya anggaran yang keluar tanpa adanya surat pertanggungjawaban (SPJ) sebesar Rp 107 miliar.

Padahal temuan itu sudah sampai ditangan aparat penegak hukum (APH). Sayangnya tidak jelas seperti apa penyelesaiannya.

Hal itu membuat salah seorang aktivis posko Merdeka, Muhammad Sholeh, kembali mengingatkan publik untuk melirik tindak lanjut dari temuan dana Covid-19 tersebut.

"Anehnya, temuan itu tidak ada tindak lanjutnya. Padahal seharusnya itu menjadi perhatian serius BPK," ujarnya, Kamis (17/11/2022).

Sholeh mengatakan, BPK seharusnya menindaklanjuti dengan melakukan audit investigasi. Sehingga akan diketahui berapa kerugian negara yang ditimbulkan oleh anggaran yang sudah keluar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan tersebut.

"Tapi nyatanya sampai hari ini kasus tersebut mengendap tanpa ada kejelasan. Padahal seharusnya, karena hal tersebut yang menemukan adalah BPK, maka BPK harus bertanggungjawab atas temuan tersebut. Tidak melempar ke sana kemari. Ini penting," tandasnya.

Sholeh menjelaskan, belum kelarnya persoalan tersebut seakan menjadi 'Kutukan' bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember. Terutama bagi siapapun yang menjabat Bupati di Kota Tembakau ini.

"Meskipun Bupati Hendy telah meraih tiga penghargaan, itu tidak akan ada apa-apanya kalau temuan BPK belum tuntas," pungkasnya.

Di sisi lain, salah seorang Jurnalis berusaha menghubungi Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemerintah Kabupaten Jember, Agus Budiarto, via WhatsApp untuk meminta konfirmasi. Namun tidak ada jawaban darinya.

Penulis      :    Zainullah

Editor        :   Udiens

Publisher  :   Satrio Pininggit

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Dugaan ketidaklengkapan perizinan usaha CV Surya Agro Mandiri yang beroperasi di wilayah Desa Ledoktempuro hingga...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Tingginya angka inflasi di Kabupaten Sumenep selama dua bulan berturut-turut menjadi sorotan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Pembangunan daerah yang berdaya saing dan inovatif tidak hanya bergerak dari tingkat kabupaten, melainkan harus...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memastikan video yang beredar luas di...

MEMOonline.co.id. Bekasi- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa setiap investasi yang masuk ke Indonesia harus memberikan dampak...

Komentar