Ngeri ! Tikungan Maut di Seputih Sering Makan Korban Warga Harapkan Pelebaran Jalan

Foto: Jalan tanjakan di Dusun Tetelan, Desa Seputih-Mayang terkahir ada korban
2013
ad

MEMOonline.co.id. Jember - Jalan penghubung antar dua kecamatan yaitu Desa Seputih, Kecamatan Mayang dan Desa Karang Rejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, kerap dikeluhkan pengguna jalan.

Pengendara roda dua kerap kecelakaan lalu lintas. Belum setahun ini dua orang pengendara dalam setahun terakhir juga pernah ada kejadian pengendara roda dua meninggal ditempat dan sebuah mobil terjun bebas ke dalam tepi jurang.

Diketahui di lokasi tersebut sering terjadi peristiwa naas, kebanyakan kendaraan roda empat bermuatan berat mundur saat melintasi ditikungan tanjakan. Sebab, mengingat jalan tersebut sangat sempit.

Asnawan warga Mayang menjelaskan Ruas jalan tanjakan dan turunan curam serta tikungan tajam, sehingga rawan menyebabkan kecelakaan yang memakan nyawa.

Menurut dia, solusi perlu diambil Pemerintah Daerah dengan melebarkan jalan.

"Musim hujan sekarang pengendara harus hati-hati, soalnya jalannya sempit dan licin, harus ada upaya dari Pemerintah Daerah menekan kejadian kecelakaan," pinta Asnawan kepada Memo Online.co.id, Selasa 5 Oktober 2022.

Hal senada juga disampaikan Fino, salah satu pengendara motor asal Desa Mrawan. “Kira-kira tiga kilometer di jalan ini tidak ada lampu sama sekali. Tidak ada pemukiman juga, yang ada pepohonan saja. Sedangkan kendaraan tetap ramai meskipun malam,” ucapnya.

Masih kata Fino dirinya berharap, pemerintah daerah segera memasang PJU dan pembatas jalan.

Sebab, mengingat ramainya kendaraan yang berlalu-lalang di waktu malam.

“Semua itu demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

Data yang dihimpun media ini persoalan yang ada di lokasi itu bukan hanya masalah badan jalan yang terlalu sempit dan tidak adanya pembatas jalan saja.

Namun, melainkan tidak adanya penerangan jalan umum (PJU) juga tak luput dari sorotan warga.

Di tempat terpisah Kepala Desa (Kades) Seputih, Suryadi Sanjaya, saat disinggung terkait Penerangan Jalan Umum (PJU) mengatakan dalam waktu dekat ini dirinya akan menyurati pihak terkait untuk segera melakukan pemasangan PJU maupun pembatas jalan. Hal itu sebagai tindak lanjut dari keluhan warga.

“Semua keluhan warga akan kita tampung. Selanjutnya kita usulkan. Baik itu pemasangan pembatas jalan, PJU dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Penulis      :    Zainullah

Editor        :   Udiens

Publisher  :   Satrio Pininggit

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Batu melantik 33 pengurus Pimpinan Anak Cabang se-Kota Batu, pada Minggu...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Satreskrim Polres Lumajang Jawa Timur, berhasil mengungkap aksi pencurian motor milik warga Candipuro di teras IGD...

MEMOonline.co.id. Jember- Warga Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, dibuat heboh setelah sebuah motor diduga dicuri. Tanpa...

Komentar