Foto: Lulinha cs tetap latihan
Foto: Lulinha cs tetap latihan
MEMOonline.co.id. Pamekasan - Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) berdasarkan surat No. 583/LIB-KOM/X/2022 hanya menunda kompetisi liga 1 musim ini selama sepekan tepat beberapa jam setelah tragedi Kanjuruhan terjadi, Sabtu (1/10/2022) malam.
Namun belakangan setelah sejumlah pihak mendukung, bahkan Presiden Joko Widodo meminta agar ditunda hingga evaluasi total dilakukan, barulah kemudian melalui surat No. 584/LIB-KOM/X2022 PT LIB memperpanjang penundaann menjadi dua pekan.
Begitupun Presiden Klub Madura United FC Prof. Dr. Achsanul Qosasi yang sebelumnya juga minta agar ditunda hingga ada pernyataan resmi dari FIFA terkait tragedi Kanjuruhan.
Kendati penundaan kompetisi diperpanjang, sebagai pemain profesional tetaplah punggawa Laskar Sape Kerrab menjalankan latihan rutin.
"Tapi ada perbedaan latihannya agar pemain bisa melupakan apa yang terjadi dan bisa kembali lagi di latihan," ujar pelatih Madura United Fabio Araujo Lefundes disela-sela latihan, Rabu (5/11/2022) pagi.
"Kita tetap harus menjaga kondisi fisik agar tetap prima. Kita tidak boleh hilangkan kondisi prima kita," ucapnya.
"Jadi ada beberapa konsep kita harus kerja. Ini konsekuensi dari pertandingan. Kita tidak akan punya waktu untuk melakukannya lagi ketika suatu waktu pertandingan dimulai kembali," jelas Fabio.
Kita harus selalu siap menghadapi semua pertandingan sebab, lanjut Fabio, masih punya 23 pertandingan lagi.
"Meski harus tetap kerja, tapi kita harus ada waktu untuk kasih libur pemain. Kita akan lihat kapan dan dimana kita akan libur," tutur Fabio.
Jadi momen ini, beber Fabio, pemain masih bingung dan bertanya-tanya apa yang sudah terjadi.
"Tapi kita punya strategi dan konsep untuk bikin latihan agar pemain tidak terlalu stres. Sampai akhir minggu ini, kita kasih 2 ½ hari untuk istirahat dan kita balik kerja lagi sambil menunggu kabar dari PSSI," terang Fabio.
Secara psikologis tragedi Kanjuruhan Malang diakui oleh Fabio tentu akan sangat berdampak terhadap siapapun termasuk diri dan para pemainnya.
"Semua jadi seperti itu ya. Semua info di dalam liga semua tahu. Saya tak bisa pikir bagaimana bisa terjadi. Orang yang di dalam stadion kena begitupun yang diluar juga kena," sedihnya.
"Sepakbola kalau kerja itu profesi. Dan kalau orang datang untuk nonton harus enjoy dan hanya mensupport tim kamu. Kalau datang untuk marah-marah sebaiknya kamu jangan datang ke stadion. Dengan begitu sepakbola Indonesia akan jadi indah dan lebih baik," pungkas Fabio.
Penulis : Bambang
Editor : Udiens
Publisher : Satrio Pininggit