Waspada ! Modus Baru Penipuan Sasar Yayasan di Kota Malang, Pelaku Nyamar Jadi Donatur

Foto: Terduga pelaku yang menipu Yayasan,terekam CCTV
1018
ad

MEMOonline.co.id, Malang - Yayasan Peduli Kasih KNDJH(Kisah Nyata dan Jeritan Hati)yang beralamat di Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang menjadi korban penipuan uang sebanyak Rp 2 juta.

Nur Miftahul Jannah selaku Kordinator Yayasan menjelaskan penipuan tersebut terjadi pada Rabu (6/1).kronoliginya waktu itu Yayasannya kedatangan seorang bapak-bapak dan mengaku sebagai donatur yang akan berdonasi untuk Yayasan yang dia pimpin.

Saat ditemui,Miftah meceritakan seorang bapak berpeci hitam dan jaket coklat itu awalnya bermodus mau membantu membelikan keramik untuk pembangunan panti asuhan dan panti jompo. Kebetulan, yayasan yang konsen terhadap perlindungan balita dan lansia terlantar itu memang sedang proses membangun.

“Bapak yang pake peci hitam tersebut datang ke kami dan mengaku donator. Katanya mau membantu pembangunan. Karena seperti itu, Alhamdulillah, ini rejeki, batinku saat itu,” kata dia menceritakan kronologinya kepada awak media, Jum’at (8/1).

Dia mengatakan saat berbincang di kantor yayasan, donatur itu menunjukan foto bahwa sudah mentransfer dana sebesar Rp 1 juta ke rekening milik yayasan. Hal itu sebagai bukti bahwa dirinya benar-benar ingin berdonasi untuk Yayasan.

Miftah mengaku percaya saja saja tampa mengecek mutasi di rekening Yayasan karena sudah ada bukti “Saat itu kan ngak mungkin langsung kami cek mutasi rekening. Karena orangnya kan masih ada di depan saya. Ya percaya saja,” ungkapnya.

Setelah panjang lebar berbicara dengan donatur tersebut terkait bantuan kepada yayasan. Dia menyebutkan donatur itupun meminta untuk diperlihatkan lokasi pembangunannya.

Di tengah-tengah itu,Miftah mengatakan donatur itu tiba-tiba ditelepon orang yang katanya mau menjual barang-barangnya dengan alasan pindah rumah. Beberapa diantaranya seperti televisi, sofa, lemari, kasur, rice coker, jemuran dan lain sebagainya dengan hanya dipatok seharga Rp 6 juta.

“Barang-barang itu ditawarkan ke kami,mumpung murah. Dia menawarkan ke kami dengan hanya bayar Rp 2 juta. Sisanya, Rp 4 juta dia yang bayar dengan modus ikut membantu,” tambahnya.

Setelah ditunjukkan foto barang-barangnya dan terlihat masih lumayan bagus. Miftah merasa yayasannya butuh dan mengiyakan saja tawarannya. Apalagi, dia juga melihat sendiri donatur itu ditelepon oleh pemilik rumah tersebut.

“Merasa ngak enak hati. Akhirnya, saya bayar yang Rp 2 juta. Toh, pikirku orangnya juga udah nyumbang yayasan. Jadi, ya tidak curiga sedikitpun,” ujarnya.

Selesai di kasih uang Rp 2 juta, Miftah mengatakan donatur itu langsung pergi. Namun, dia mengaku sempat terbesit apakah barangnya akan benar-benar ada atau tidak. Tapi, dia coba untuk percaya saja.

Setelah ditunggu sampai maghrib dan barang-barangnya tidak kunjung datang. Dia mengaku mulai curiga dan tidak enak hati. Dia pun langsung kepikiran Yayasannya sudah tertipu.

Diperkuat dengan temuan usai mengecek rekening yayasannya tidak ada transferan uang sebagaimana nominal yang ditunjukkan donatur tersebut.

“Saya tambah curiga bapak itu benar-benar niat menipu kami. Apalagi, saat ditelepon, nomornya sudah mati dan tidak aktif. Dan sampai detik ini, barangnya tidak datang,” kata dia.

Miftah mengaku ini sebagai pelajaran kepada yayasannya. Dia juga berpesan kepada semua pihak, khususnya yayasan, agar berhati-hati dan jangan sampai kejadian serupa terulang.(Dahlan/red)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi...

MEMOonline.co.id. Jember- Kecelakaan terjadi di Jalan Ahmad Yani NO 130 tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari kebupaten Jember melibatkan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

Komentar