Tinggal di Gubuk Reot, Nenek Renta di Jember Belum Tersentuh Bantuan

Foto: Misda saat ditemui Memoonline.co.id, dirumahnya.
1043
ad

MEMOonline.co.id, Jember - Misda (80) warga Desa Mayang Rt 001 Rw 004, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember luput dari perhatian pemerintah.

Nenek renta dan miskin ini, hidup sebatang kara di rumah kayunya yang reot yang hanya berukuran 2 X 4 meter.

Dia terpaksa menikmati segala keterbatasan, karena ia sadar tidak bisa berbuat apa-apa. Kini dia sedang berjuang bertahan hidup di tengah pandemi Covid-19.

Meskipun saat ini ada bantuan dari pemerintah pusat, Provinsi dan kota bagi warga yang terdampak Covid-19, namun hingga kini dirinya belum pernah menerima bantuan.

Dari pantauan media ini di lapangan, rumah kayu yang tidak layak huni ini sebagian sudah banyak yang rusak dan ditumbuhi tumbuhan liar.

Bambu penyangga rumah ini pun sudah mulai rapuh, di kwatirkan sewaktu - waktu bisa roboh.

Bukan hanya itu, gentengnya pun sudah banyak yang pecah, sehingga pada musim penghujan, rumah nenek renta ini bocor.

Di usianya yang senja, ia sudah tidak bisa bekerja, sehingga tidak memiliki pekerjaan atau penghasilan tetap.

Untuk bisa bertahan hidup, nenek ini berharap dari uluran tangan warga sekitar.

"Untuk bisa makan sering dibantu tetangga," kata Misda, minggu (27/12/2020).

Menurut nenek sebatang kara ini, sebenarnya saya malu untuk mengatakan ini.

"Suami dan anak tidak punya, karena saya belum pernah menikah," katanya saat ditemui di rumahnya.

"Saya juga tidak punya Kartu Keluarga dan KTP mas," tandasnya.

Sementara, Ina, Pj Kepala Desa Mayang saat dikonfirmasi lewat selulernya tidak akatif, dan dihubungi melalui whatsappnya tidak dibalas. (Inul/red)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Sepasang suami istri warga Kota Batu berinisial TM dan SR resmi mendapatkan pendampingan hukum dari Kantor Advokat &...

MEMOonline.co.id. Malang- Muslimin & Partner selaku kuasa hukum Rahma Yulinda Handayani Tan, Pimpinan Umum Media Chibernews.co.id, melaporkan dugaan...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dugaan praktik pungutan liar (pungli) kembali mencuat di lingkungan pasar tradisional Kota Batu....

MEMOonline.co.id. Malang- Ketua LSM Aliansi Pemantau Anti Korupsi Nasional Republik Indonesia (APAN RI), Rahma Yulinda Handayani Tan, mengecam keras...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menyiapkan anggaran sekitar Rp250 juta untuk pengawasan program Bantuan...

Komentar