Di Momen Harjalu ke 765, Wabup Pacu Optimisme Majukan Lumajang

Foto: Wabup Lumajang Ir. Indah Ampera Wati serahkan tumpeng pada Ketua DPRD Kabupaten Lumajang
348
ad

MEMOonline.co.id, Lumajang - Wakil Bupati Lumajang Ir. Indah Amperawati memimpin rangkaian acara peringatan Hari Jadi Lumajang (HARJALU) ke 765. Hal ini berkenaan, Bupati Lumajang Thoriqul Haq berhalangan hadir sebab, masih menjalani pengobatan pasca terpapar Covid 19 dihari sebelumnya.

Sedari upacara, hingga potong tumpeng kantor pemerintahan Kabupaten Lumajang, Selasa (15/12/2020), acara berbeda dengan peringatan Harjalu di tahun sebelumnya. Penerapan protokol kesehatan dikedepankan.

Sederhana, terbatas namun khidmat, acara saat itu selain dihadiri oleh Forkopimda, Ketua DPRD Kabupaten Lumajang dan sejumlah ASN linkungan teta pemerintahan Kabupaten Lumajang, juga melibatkan perwakilan ormas berikut tokoh masyarakat.

Terlebih, pelaksanaan upacara saat itu menggunakan logat bahasa Jawa. Hal itu sebagai wujud jika pemerintah menghormati budaya.

Pasca kegiatan, Indah Amperawati mengutarakan jika pihaknya bersama Bupati memastikan akan menuntaskan janji politiknya.

"Pak Bupati dan saya tetap berkomitmen menuntaskan janji politik kami, sebagai bagian dari upaya untuk mensejah terakan masyarakat Lumajang," kata dia pada Memoonline.co.id.

Wabup mengakui, jika hal itu tidak mudah. Karena 20 janji yang menurutnya sudah disimpan oleh masyarakat, akan ditagih sewaktu - waktu.

"Itu merupakan kerja sama bersama - sama antara pemerintah, DPRD kemudian para komunitas - komunitas, masyarakat, tokoh masyarakat, kita wujudkan semuanya," imbuhnya.

Disisi lain, soal masa pandemi, Wabup yang karib disapa Bunda Indah itu menyebutnya ujian dari Tuhan, yang harus dijalani meskipun agak berat.

Diwaktu yang sama Ketua DPRD Lumajang Anang Ahmad Saifuddin, mengapresiasi sembari berharap pihaknya dengan pemerintah akan terus seirama dalam ranah membangun Lumajang dengan masyarakatnya yang sejahtera.

"Saya mengapresiasi pemerintah Kabupaten Lumajang, yang telah melaksanakan upacara Harjalu ke 765 dengan menggunakan bahasa Jawa. Karena suatu bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati budayanya," tukasnya.

Ia berharap kedepan, Yudikatif dan Legislatif akan terus seiring sejalan dalam membangun Lumajang ke arah yang terus membaik.(Hermanto/red)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Sumenep – Apes betul nasib RJ (inisial perempuan), asal Desa Sera Timur, Kecamatan...

MEMOonline.co.id, Lumajang - 'ISY' (31) nama inisial seorang pria asal Desa Wonosari Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang, ditangkap Tim Tim Resmob...

MEMOonline.co.id, Bandung - Dengan skor berakhir 1-0, akhirnya Madura United belum menambah poin setelah dikandaskan Bhayangkara FC dalam laga pekan...

MEMOonline.co.id, Malang - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Perkumpulan Media Online Indonesia ( MOI ) ke-3, kali ini MOI Malang Raya turut...

p>MEMOonline.co.id, Probolinggo– Sebanyak 40 orang pengurus dan pengawas koperasi berbasis perempuan dari 20 koperasi di Kabupaten Probolinggo...

Komentar