
MEMOonline.co.id, Bangkalan - Pembelian kardus sampah medis yang yang tercatat di laporan penggunaan bantuan tak terduga (BTT) tahun 2020 sebanyak Rp 18 Milyar diklarifikasi oleh Dinas Kesehatan. Pihaknya mengakui, laporan tersebut salah ketik.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinkes Bangkalan, Sudiyo. Ia mengatakan, pembelian kardus sampah medis sebanyak 600 buah hanya senilai Rp 18 juta, bukan Rp 18 Milyar seperti yang diberitakan sebelumnya.
"Pembelian kardus sampah media hanya Rp 18 Juta, itu salah ketik," ujarnya, sabtu (03/10/2020).
Ia mengatakan, laporan yang ia serahkan telah sesuai dengan nominal pembelian. Ia menduga, kesalahan ketika terjadi pada saat laporan dari timgar dibuat.
"dilaporan kami sesuai yakni Rp 18 juta, namun kami juga tidak tau kenapa di laporan yang dibahas oleh banggar dan timgar bisa salah ketik," jelasnya.
Ia juga menegaskan, penggunaan dana BTT dari dinkes totalnya sebanyak Rp 10 milyar. Sehingga sangat tidak mungkin jika pembelian kardus sampah media sebanyak Rp 18 Milyar. (Yis/red)

THIS IS AN OPTIONAL
Technology
MEMOonline.co.id. Sampang- Medco Energi Pty Ltd bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) kabupaten Sampang menggelar sosialisasi kebencanaan...
MEMOonline.co.id. Lumajang- Warga Desa Kutorenon Kecamatan Sukodono Lumajang, mendokumentasi sebuah tangki ukuran 5000 liter membuang limbah di...
MEMOonline.co.id. Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional...
MEMOonline.co.id. Sumenep- Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep terus menegaskan peran strategisnya dalam menjamin hak masyarakat atas keterbukaan...
MEMOonline.co.id. Kota Batu- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batu berhasil mengamankan seorang pria, yang diduga kuat sebagai bagian...