Sungai Padat Penduduk di Kutorenon Jadi Lokasi Pembuangan Limbah. Warga : Tolong Usut ‎

Foto : Kendaraan tangki didokumentasikan warga
133
ad

MEMOonline.co.id. Lumajang- Warga Desa Kutorenon Kecamatan Sukodono Lumajang, mendokumentasi sebuah tangki ukuran 5000 liter membuang limbah di aliran sungai di padat penduduk.

‎ ‎Tangki tersebut berwarna oranye di bagian depan bertuliskan 'Baron'. Warga geram, lantaran armada angkut ini kerap melakukan hal serupa dihari sebelumnya, diduga membuang limbah berasal dari pabrik.

‎ ‎Dalam video dokumentasi, ada pria sebagai sopir mengakui jika aktivitas tersebut membuang cairan bekas cucian sabun.

‎ ‎Tak lama kemudian, sopir tersebut pergi meninggalkan lokasi. Video dokumentasi itu sampai ke redaksi Memoonline beberapa jam kemudian.

‎ ‎"Selang pembuangannya ditenggelamkan ke air pak. Memang selama ini kami incar, baru kepergok hari ini. Khawatir aja, sungai ini mengalir ke pertanian," ucap warga mendokumentasi, meminta namanya tak disebut.

‎ ‎Penelusuran media tak berhenti. Ditemukan fakta jika kendaraan tersebut milik warga setempat di Jalan Juwet No. 16 Dusun Krajan Dua.

‎ ‎Ditemui dikediamannya, pemilik armada tersebut mengaku sebut saja Baron, menurutnya semua orang sudah mengenali. Baron menampik, jika yang dibuang adalah limbah pabrik.

‎ ‎Namun, sebelum dibuang dia mengaku harus di dicampur sabun agar tidak bau.

‎ ‎"Buang limbahnya ikan, punya orang lain. Ada yang buang, ada yang ngisi nanti. Saya ngisi juga," kata Baron.

‎ ‎Diminta untuk menunjukkan lokasi tempat ikan dimaksud, Baron menolak. Dalihnya dia bersama istrinya masih ada acara ke Probolinggo. Ditanya alamat lokasinya saja, dia pun bungkam.

‎ ‎Terpisah, sumber terpercaya pada media ini memberikan keterangan, jika limbah yang dibuang tersebut, didapat dari salahsatu pabrik di Desa Sentul Kecamatan Sumbersuko.

‎ ‎Dua tiga kali dalam sepekan, sumber memberikan keterangan, aktivitas pembuangan limbah dilakukan berpindah -pindah dari satu tempat ke tempat yang lain menghindari timbulnya masalah.

Penulis     :    Mas Her

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Malang- Muslimin & Partner selaku kuasa hukum Rahma Yulinda Handayani Tan, Pimpinan Umum Media Chibernews.co.id, melaporkan dugaan...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dugaan praktik pungutan liar (pungli) kembali mencuat di lingkungan pasar tradisional Kota Batu....

MEMOonline.co.id. Malang- Ketua LSM Aliansi Pemantau Anti Korupsi Nasional Republik Indonesia (APAN RI), Rahma Yulinda Handayani Tan, mengecam keras...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menyiapkan anggaran sekitar Rp250 juta untuk pengawasan program Bantuan...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, belum dapat...

Komentar