Ratusan Massa PMII dan Petani Garam Luruk Kantor DPRD Pamekasan

Foto Massa Aksi Menuju Kantor DPRD Pamekasan
1139
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Ratusan massa gabungan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pamekasan bersama petani garam lakukan aksi demonstrasi ke Kantor DPRD Pamekasan, Jum'at (09/02/2018) sekira pukul 08.30 WIB.

Kedatangan ratusan massa gabungan itu menyoal terkait impor garam industri oleh pemerintah yang sebanyak 3,7 juta ton.

Zainal, salah satu orator aksi, dalam orasinya mengatakan dengan lantang, "Selama air laut kami masih terasa asin, haram hukumnya pemerintah mengimpor garam".

Sementara itu, Vicky juga salah satu orator aktivis mahasiswa mengatakan, "kami minta ketegasan pemerintah terkait adanya impor garam ini, jangan anggap remeh petani garam," teriak mantan Komisariat PMII STAIN Pamekasan.

Perlu diketahui, ratusan massa aksi demosntrasi saat berangkat menuju Kantor DPRD Pamekasan, massa aksi membagi-bagikan garam gratis di sepanjang jalan, sebagai bentuk rasa peduli sesama dan sebagai bentuk pula kekecewaannya kepada pemerintah. (Faisol)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep terus menegaskan peran strategisnya dalam menjamin hak masyarakat atas keterbukaan...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batu berhasil mengamankan seorang pria, yang diduga kuat sebagai bagian...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dipastikan tetap stabil dan aman...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendukung penguatan ekonomi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep kembali menggencarkan edukasi hukum kepada pelajar melalui program Jaksa Masuk Sekolah...

Komentar