Dinas Koperasi dan UKM Salurkan Kredit 420 Miliar Ke Pelaku UMKM

Kabupaten Bekasi melalui Dinas Koperasi dan UKM berkomitmen membantu penyaluran kredit bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM)
1218
ad

MEMOonline.co.id, Bekasi-Cikarang Pusat - Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Koperasi dan UKM berkomitmen membantu penyaluran kredit bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.

Per - 31 Desember 2017, Dinas Koperasi dan UKM sudah menyalurkan kredit pembiayaan mencapai 420 miliar. Hal tersebut diungkap Kepala Seksi (Kasie) Fasilitas Pembiayaan pada Dinas Koperasi dan UKm, Dodi Supriadi.

"Di kita ada beberapa sumber pembiayaan yang pertama Lembaga Penyalur Dana Bergulir (LPDB) yang bersumber dari APBN Kementrian Koperasi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) subsidi bunga yang di konpers kalau di Bank umum bunganya bisa sekitar 12-13 persen," ujarnya di wawancarai di ruang kerjanya (06/02/2018).

Dodi menerangkan, belum berapa lama dari hasil pertemuan di Bogor tentang usaha mikro yang diperuntukan bagi masyarakat yang tidak bisa mengakses KUR maksimalnya hanya 10 juta rupiah. Penyalur dana tersebut bisa melalui Koperasi, bisa juga penyalur pembiayaan bukan bank berupa PNM.

Besok tanggal 21 dan 22 Februari 2018, beber Dodi, akan melaksanakan kegiatan intermediasi antara Dinas Koperasi dan UKM dengan Lembaga Keuangan.

Untuk acara di tanggal 21 yang akan menjadi pembicara dari LPDB dan Bank Mandiri, sedangkan tanggal 22 yang akan menjadi pembicara BRI Syariah dan PNM yang kaitannya dengan Kredit Mikro dan KUR.

"Untuk KUR yang mikro yaitu BRI Syariah tanpa agunan dan tanpa biaya dengan pinjaman 25 juta, kalau yang tidak bisa mengakses KUR seperti BRI, Mandiri dengan pinjaman 25 pakai agunan," terang dia

Setiap tahunnya Dinas Koperasi dan UKM, tambah Dodi, pihaknya selalu mengadakan intermediasi dengan lembaga keuangan dalam memberikan solusi bagi pelaku usaha yang masih kesulitan mendapat kemudahan bantuan modal. Bahkan ada juga pelaku UMKM yang datang langsung ke bagian fasilitas pembiayaan yang mengeluhkan permasalahannya langsung di bantu pencairannya.

"Yang pasti kita cari tahu dulu permasalahannya di lapangan, butuh dana berapa, lalu kita bantu pencairannya. Kalau cuma butuh 25 juta, di kita ada BRI Syariah, Artha graha, tetapi kalau butuhnya diatas 100 juta pastinya menggunakan suku bunga ritel bisa langsung ke Bank Mandiri maupun BRI,"pungkasnya. (Bam/ Diens).

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep terus menegaskan peran strategisnya dalam menjamin hak masyarakat atas keterbukaan...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batu berhasil mengamankan seorang pria, yang diduga kuat sebagai bagian...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dipastikan tetap stabil dan aman...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendukung penguatan ekonomi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep kembali menggencarkan edukasi hukum kepada pelajar melalui program Jaksa Masuk Sekolah...

Komentar