Foto: Ach. Sukrisno Camat Palengaan
Foto: Ach. Sukrisno Camat Palengaan
MEMOonline.co.id, Pamekasan - Usaha Kripik Pisang "KPK" yang berada di Dusun Sek Gersek, Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, selama dua bulan tidak berproduksi karena kesulitan bahan baku mendapat tanggapan positif Pemerintah Kecamatan Palengaan, Senin (10/02/2020).
Camat Palengaan Ach. Sukrisno mengatakan adanya usaha Kripik Pisang KPK tersebut dapat membantu masyarakat sekitar dan mengurangi pengangguran.
"Dari pihak Kecamatan, Saya ucapkan terimakasih karena mereka sudah mampu berkarya dan berinovasi di Desa ", katanya.
Saat ditanya usaha Kripik Pisang KPK sudah dua bulan tidak produksi karena kesulitan bahan baku pihaknya sudah mengkoordinasikan dengan Kepala Desa setempat lahan yang tidak produktif supaya ditanami pohon pisang yang menjadi bahan baku supaya berkelanjutan.
"Menurut Pak Klebun kemaren sudah dikasih tempat, sudah ada lokasi untuk ditanami pohon pisang", ungkapnya.
Sukrisno juga menyampaikan nantinya jika ada pelatihan usaha baru dari Kabupaten agar ikut berpartisipasi.
"Nanti ketika ada pelatihan-pelatihan usaha baru pasti akan kita hubungi, agar semakin matang bagaimana proses pengemasan dan pengelolaannya", imbuhnya.
Pihaknya berharap dengan hadirnya komunitas pemuda yang berkarya dan berinovasi Desa yang lain dapat meniru dan masyarakat sekitar juga berupaya untuk maju berusaha muncul inovasi yang serupa. (Rofiuddin)