Pasca Banjir, Camat Tambun Selatan Bekasi Giat Bersih-bersih Kali Jambe

Foto : Giat Bersih Kali Jambe Bekasi
1341
ad

MEMOonline.co.id, Bekasi - Tambun Selatan - Akhir-akhir ini, banjir menjadi trending dipemberitaan tanah air. Curah hujan tinggi, membuat sejumlah wilayah di Jabodetabek dan Banten, terdampak banjir. Bahkan di beberapa tempat juga terjadi longsor dan banjir bandang. Hampir sepekan banjir berlalu, saatnya bersih-bersih menjadi pekerjaan bersama para relawan dan warga terdampak banjir.

Adanya bencana banjir, tentu juga akan dibarengi dengan gangguan lain pasca banjir, semisal tumpukan sampah yang masih menumpuk sampai hal kesehatan yang mengintai siapa saja.

Terkait masalah tersebut, pihak Kecamatan Tambun Selatan dan jajarannya bersama Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kebersihan Tambun, melakukan langkah dengan melakukan giat bersih Kali Jambe, tepatnya, di RT. 04 RW. 06 wilayah Perumahan Graha Prima Blok D Mangunjaya Tambun Selatan.

Camat Tambun Selatan, Junaefi, mengatakan bahwa kegiatan dilakukan, meskipun mungkin hanya untuk sementara, paling tidak dengan adanya pengangkatan sampah-sampah yang menumpuk di sungai tersebut, bisa melancarkan aliran airnya.

"Kita angkatin dan pinggirkan sampah yang menutupi sungai kebantaran, agar air kali bisa mengalir lancar dan tidak tergenang. Alhamdulillah sekarang air sudah kembali lancar,"ucap Junaefi, Kamis (9/1/2020).

Junaefi menambahkan, masalah sampah merupakan tanggung jawab bersama tanpa kecuali. Dibutuhkan kesadaran tinggi untuk tidak membuang sampah sembarangan demi kebersihan dan kenyamanan bersama.

"Apalagi kemarin kita sudah mengalami banjir. Berkaca dari kejadian tersebut, seharusnya bisa dijadikan pelajaran dan pengalaman bagi kita semua," ujarnya singkat.

Sementara, Kepala Seksie (Kasie) Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Tambun Selatan, Ateng Harisudin, disela-sela kegiatan pembersihan sampah Kali Jambe, mengatakan dibutuhkan kesadaran tinggi untuk tidak membuang sampah sembarangan demi kebersihan dan kenyamanan bahkan keselamatan bersama.

"Masalah sampah, dimanapun akan selalu pelik dan rumit kalau tidak ada kesadaran dari seluruh elemen masyarakat. Dibutuhkan kesadaran tinggi para warga untuk tidak membuang sampah sembarangan," ucapnya tegas. (Bam/Diens).

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- DPRD Kabupaten Sumenep membentuk panitia khusus (pansus) guna mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Setelah sempat menjadi sorotan publik akibat polemik program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Kabupaten Sumenep...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Polres Lumajang terus mendalami dugaan keterlibatan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam aktivitas penimbunan bahan...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Polres Batu bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur sepakat membangun pagar pelindung...

MEMOonline.co.id. Sampang- Medco Energi Pty Ltd bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) kabupaten Sampang menggelar sosialisasi kebencanaan...

Komentar