Foto: Tim Polres Pamekasan
Foto: Tim Polres Pamekasan
MEMOonline.co.id, Pamekasan - Info tewasnya sepasang kekasih di dalam kamar Hotel Garuda Pamekasan pada hari Kamis 24 Januari 2019 (kemarin malam) semakin terang. Sebab, Kepolisian Resort Polres Pamekasan menemukan bekas jeratan di leher korban wanita dan bercak darah di atas kasur, Juma’at (25/01/2019).
Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Hari Siswo Suwarno mengatakan bahwa, korban pria cek in ke hotel Garuda yang berada di Jl. Masegit Arek Lancor Pamekasan dengan kamar No 10 pukul 09.00 WIB.
"Sekira jam 10.00 WIB, orang tersebut diketahui oleh receptionis keluar hotel. Tak lama kemudian, kembali masuk ke dalam hotel bersama seorang perempuan (Aisyah)," kata Hari dalam realisnya.
Hari menjelaskan, sehubung pada pukul 20.00 WIB sepasang kekasih itu tidak kunjung keluar kamar, akhirnya salah seorang receptionis bernama Arif mencurigai kamar nomor 10 itu. Sebab, kata dia, lampu di dalam itu mati.
"Pintu kamar terkunci. Kemudian pintu di dobrak dan diketahui ada 2 mayat. Laki-laki dan perempuan," jelasnya.
Hari menambahkan, posisi meninggalnya kedua mayat itu tidak sama. Mayat perempuan berada di atas tempat tidur terjerat selendang dan tangan teriris. Sementara mayat laki-laki ditemukan dalam posisi menggantung di kamar mandi.
"Hasil pemeriksaan sementara, diduga mayat laki-laki menggantung diri dan mayat perempuan terjerat selendang. Selanjutnya dari hasil pemeriksaan dokter, nanti kita bisa melakukan pendalaman lebih lanjut," tambahnya.
Lebih lanjut, kata Hari, meninggalnya kedua korban itu masih belom diketahui pasti penyebabnya. Ia pun juga menegaskan, sepasang kekasih itu bukan muhrim.
"Penyebab kematian belum diketahui. Kedua mayat tersebut yang jelas bukanlah pasangan suami istri," pungkasnya.
Diketahui, kedua korban sepasang kekasih yang diduga bukan muhrim itu atas nama Roy Robby (28) kelahiran Malang, asal Jl. Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.
Sedangkan korban wanita atas nama Sitti Aisyah (21) Kelurahan Kowel, Kabupaten Pamekasan, yang sekaligus merupakan seorang promotor Vivo di area Parteker Pamekasan. (Faisol/diens)