Konvoi Malam Tahun Baru 2019 Dihiraukan Bupati, Warga Pamekasan : Petugas Bungkam

Foto : Puluhan Anggota Geng saat Melakukan Konvoi di Jl. Pintu Gerbang Pamekasan
1372
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Menyambut malam tahun baru 2019, puluhan pengendara roda dua mengenakan knalpot brong melakukan konvoi di sepanjang Jalan Pintu Gerbang, Kelurahan Gladak Anyar, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tepatnya depan SMKN 1 Pamekasan, Selasa (01/01/2019) sekitar pukul 01.30 WIB.

Berdasarkan pantauan MEMOonline.co.id di lapangan, muda-mudi yang melakukan konvoi itu merupakan anggota geng. Nampak jelas mereka memampangkan banner di tengah jalan yang bertuliskan 'Bamol 68, Brigez 29'.

Berjalan dengan lambat, puluhan kendaraan roda dua mengenakan knalpot brong yang menuju arah selatan itu memainkan gasnya hingga terdengar nyaring dan membisingkan telinga warga setempat.

Terlihat jelas, saat konvoi berjalan, tak ada satupun petugas yang berupaya membubarkan puluhan anggota geng tersebut.

Padahal sudah jelas, surat edaran imbauan Bupati Pamekasan melarang keras merayakan malam pergantian tahun baru yang berbunyi, 'Dilarang mengadakan kegiatan konvoi kendaraan dengan segala atribut dan sejenisnya'.

Dengan dibiarkannya para muda-mudi yang melakukan konvoi itu, merupakan bentuk ketidak suksesan Bupati Baddrut Tamam.

AB (inisial) warga setempat yang pada saat itu kaget dengan adanya anggota geng yang melakukan konvoi di depan rumahnya mengatakan, dirinya merasa terkejut jika ada anggota geng yang dibiarkan melakukan konvoi oleh petugas.

"Polisi mana, katanya tidak boleh ada konvoi. Ini kok dibiarkan," kata AB, yang sudah diartikan kedalam bahasa Indonesia.

Bahkan, pada saat itu pula, AB sempat memaki-maki para muda-mudi yang konvoi itu. "Jangan rame-rame disini, ada orang sakit," teriaknya. Namun tetap dihiraukan.

Mengingat pernyataan Bupati Baddrut Tamam, usai keliling mengkroscek lokasi rawan mengatakan bahwa, arus lalu lintas di Pamekasan ini aman terkendali.

"Alhamdulillah jalan di kabupaten Pamekasan aman terkendali, kondusif dan lancar berkat kerjasama Kapolres, Dandim, Wabup dan Sekda Pamekasan," kata Baddrut di area Monumen Arek Lancor pukul 12.58 WIB.

Tak hanya Bupati, Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo juga menyatakan dengan tegas situasi Pamekasan aman dan kondusif.

"Kami laporkan juga situasi kondisi di kabupaten Pamekasan setelah kami dan Forkopimda keliling alhamdulillah kondisi jalan aman, lancar dan tidak terlihat konvoi-konvoi, kemudian kendaraan terlihat standar, bagus dan tidak terlihat hal-hal yang tidak di inginkan," ucap Teguh, usai Bupati Baddrut.

Dengan adanya pernyataan seperti itu, tidak menutup kemungkinan, Bupati, Wabup, Forkopimda, Dandim 0826 dan Kapolres Pamekasan saat mengkroscek beberapa lokasi itu hanya sebatas formalitas saja.

Perlu diketahui, adanya konvoi dari anggota geng itu, banyak warga sempat kaget dan terbangun dari tidurnya. (Faisol)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep terus menegaskan peran strategisnya dalam menjamin hak masyarakat atas keterbukaan...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batu berhasil mengamankan seorang pria, yang diduga kuat sebagai bagian...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dipastikan tetap stabil dan aman...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendukung penguatan ekonomi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep kembali menggencarkan edukasi hukum kepada pelajar melalui program Jaksa Masuk Sekolah...

Komentar