Soal Polemik Hotel Front One, Bupati Pamekasan Minta LMP Rapatkan Barisan

Foto : Tampak Depan Hotel Front One Pamekasan
1105
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Mengenai penutupan paksa Hotel Front One oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, lantaran tidak mengantongi izin dan melabrak kitab suci, begini kata Bupati Baddrut, Rabu (28/11/2018).

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam meminta kepada seluruh anggota Laskar Merah Putih (LMP) untuk merapatkan barisan dalam menangai hal tersebut. "Silahkan datang kesini dan diskusi," katanya.

Menurutnya, jika dalam beberapa hari lagi dinas terkait tetap tidak bisa menindak tegas, dua minggu lagi untuk sekiranya datang kembali ke Pendopo Ronggosukowati membahas polemik Hotel Front One itu. "Tidak apa-apa, ini milik rakyat. Hak rakyat," tutur Baddrut.

Menanggapi hal itu, Ketua LMP Pamekasan, Abdus Samad mengatakan bahwa, dirinya sudah siap segalanya, termasuk  penyegelan paksa Hotel Front One dan juga massa jika nantinya tetap tidak di indahkan oleh pemerintah daerah.

"Kami sudah siap. Tinggal menunggu hasil dari Pemkab Pamekasan," kata Duk, sapaan akrabnya. (Faisol)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di PAUD H.I. EL-FATH melalui...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Pemerintah...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat paripurna pada Jum’at (14/8/2026) dalam...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Menghadapi pesatnya perkembangan teknologi informasi dan ancaman kejahatan siber, Satuan Binmas (Satbinmas) bersama...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan...

Komentar