Soal Polemik Hotel Front One, Bupati Pamekasan Minta LMP Rapatkan Barisan

Foto : Tampak Depan Hotel Front One Pamekasan
1100
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Mengenai penutupan paksa Hotel Front One oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, lantaran tidak mengantongi izin dan melabrak kitab suci, begini kata Bupati Baddrut, Rabu (28/11/2018).

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam meminta kepada seluruh anggota Laskar Merah Putih (LMP) untuk merapatkan barisan dalam menangai hal tersebut. "Silahkan datang kesini dan diskusi," katanya.

Menurutnya, jika dalam beberapa hari lagi dinas terkait tetap tidak bisa menindak tegas, dua minggu lagi untuk sekiranya datang kembali ke Pendopo Ronggosukowati membahas polemik Hotel Front One itu. "Tidak apa-apa, ini milik rakyat. Hak rakyat," tutur Baddrut.

Menanggapi hal itu, Ketua LMP Pamekasan, Abdus Samad mengatakan bahwa, dirinya sudah siap segalanya, termasuk  penyegelan paksa Hotel Front One dan juga massa jika nantinya tetap tidak di indahkan oleh pemerintah daerah.

"Kami sudah siap. Tinggal menunggu hasil dari Pemkab Pamekasan," kata Duk, sapaan akrabnya. (Faisol)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar