Soal Polemik Hotel Front One, Bupati Pamekasan Minta LMP Rapatkan Barisan

Foto : Tampak Depan Hotel Front One Pamekasan
1094
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Mengenai penutupan paksa Hotel Front One oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, lantaran tidak mengantongi izin dan melabrak kitab suci, begini kata Bupati Baddrut, Rabu (28/11/2018).

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam meminta kepada seluruh anggota Laskar Merah Putih (LMP) untuk merapatkan barisan dalam menangai hal tersebut. "Silahkan datang kesini dan diskusi," katanya.

Menurutnya, jika dalam beberapa hari lagi dinas terkait tetap tidak bisa menindak tegas, dua minggu lagi untuk sekiranya datang kembali ke Pendopo Ronggosukowati membahas polemik Hotel Front One itu. "Tidak apa-apa, ini milik rakyat. Hak rakyat," tutur Baddrut.

Menanggapi hal itu, Ketua LMP Pamekasan, Abdus Samad mengatakan bahwa, dirinya sudah siap segalanya, termasuk  penyegelan paksa Hotel Front One dan juga massa jika nantinya tetap tidak di indahkan oleh pemerintah daerah.

"Kami sudah siap. Tinggal menunggu hasil dari Pemkab Pamekasan," kata Duk, sapaan akrabnya. (Faisol)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep terus menegaskan peran strategisnya dalam menjamin hak masyarakat atas keterbukaan...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batu berhasil mengamankan seorang pria, yang diduga kuat sebagai bagian...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dipastikan tetap stabil dan aman...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendukung penguatan ekonomi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep kembali menggencarkan edukasi hukum kepada pelajar melalui program Jaksa Masuk Sekolah...

Komentar