Foto: Tiang listrik di Pali
Foto: Tiang listrik di Pali
MEMOonline.co.id, Pali – Warga Kampung Rambutan, Kelurahan Pasar Bayangkara, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Pali, mengeluhkan minimnya tiang listrik dan penerangan lampu jalan di daerahnya.
Sebab akibat masalah tersebut, warga kesulitan saat akan menyambung aliran listrik ke rumah mereka. Tidak hanya itu, akibat masalah itu, warga setempat minim penerangan penerangan lampu jalan
“Kondisi tiang listrik di RT kami sangat memprihatinkan di mana tiang listrik yang di gunakan dari besi bekas bahkan ada yang dari kayu dan apabila malam hari jalan di daerah kami minim penerangan,” ujar Nazori Irozan, Ketua Rt 19 Kampung Rambutan kelurahan Pasar Bayangkara kepada awak media, Kamis (22/11/2018).
Nazori Irozan mengatakan, tiang listrik tersebut berasal dari swadaya masyarakat.
“Bisa dilihat kondisi tiang listrik di daerah kami sangat memprihatinkan dari besi bekas yang sudah karatan bahkan ada yang dari kayu. Sehingga penerangan lampu jalan yang berasal dari rumah - rumah warga tidak terlalu terang,” terangnya.
Hal tersebut dinilai dapat membahayakan karena sewaktu waktu tiang listrik bisa roboh dan kampung rambutan terlihat menyeramkan bila malam tiba karena minimnya penerangan lampu jalan.
“Kami khawatir, jika tidak ada tiang listrik cor, sewaktu waktu tiang listrik akan roboh karena besi yang di gunakan untuk tiang listrik saat ini besinya sudah karatan di makan usia dan dibelakang kampung kami masih banyak pepohonan, kebun karet warga yang masih banyak berkeliaran ular berbisa dan bahkan pernah ada warga yang di patuk ular pada saat berjalan di malam hari di tengah kampung kami karena tidak terlihat adanya ular pada saat melintas yang di sebabkan minimnya penerangan jalan" pungkasnya.
Ia berharap, PLN dapat segera mengatasi hal tersebut untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Ia juga mengatakan, untuk proposal pengajuan sudah dimasukan sejak 2 tahun lalu bahkan kami sudah mengajukan proposal lagi kurang lebih 5 bulan yang lalu, tetapi belum ada tindak lanjut dari PLN.
"Kami warga kampung rambutan berharap kepada Pemda PALI atau instansi terkait (Dinas, PLN) untuk membantu kami mengatasi minimnya tiang listrik dan penerangan lampu jalan serta kabel listrik induk ke kampung kami di ganti juga karena dalam beberapa bulan terakhir sering putus sehingga pasokan listrik ke kampung kami sering terhenti untuk sementara sebelum di perbaiki oleh petugas PLN" ucap warga yang tidak mau namanya disebutkan.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Tasili Manajer ULP Pendopo mengatakan "Untuk proposal pengajuan tiang listrik Kampung Rambutan sudah kita ajukan ke UP3 PLN Area Lahat, karena untuk pengadaan tiang listrik di sana. Untuk realisasinya kita belum tahu pastinya apa di tahun 2019 untuk 2018 tidak mungkin karena sudah hampir akhir tahun,” pungkasnya. (Syam/diens)