Foto: Suasana jual beli hewan kurban di sumenep
Foto: Suasana jual beli hewan kurban di sumenep
MEMOonline.co.id, Sumenep – Merangkaknya harga hewan mendekati Hari Raya Idhul Adha 1439 H, di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendapat perhatian serius DPRD setempat.
Komisi II DPRD Sumenep, meminta Pemerintah Daerah melalui Dinas terkait intens melakukan pengawasan, dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban.
"Kami berharap pemerintah intens melakukan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban,” kata Badrul Aini, Wakil Ketua Komisi II DPRD Sumenep.
Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) yang saat maju lagi sebagai bacaleg dari Dapil 7 itu, juga meminta masyarakat serta lembaga swasta juga melakukan komunikasi dengan instansi terkait saat hendak membeli hewan kurban.
“Tujuannya agar hewan kurban yang akan diberikan kepada warga terjamin kesehatannya dan memenuhi syarat,” paparnya.
Sebab pihaknya tidak ingin hewan kurban yang diberikan pada masyarakat, malah tidak layak untuk dikonsumsi.
“Masyarakat yang akan terkena dampaknya nanti,” terangnya.
Terpisah Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Sumenep, drh. Zulfa mengatakan pemeriksaan kesehatan hewan dilakukan secara berkala disetiap kecamatan, termasuk menjelang lebaran mendatang.
"Apalagi menjelang Idul Adha, kami menambah frekuensi pemeriksaan hewan untuk memastikan kesehatan hewan terutama yang akan dijadikan kurban sehat dan aman untuk dikonsumsi," katanya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan hewan yang mengandung penyakit. Tetapi, pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan khususnya sebelum Idul Adha yang diperkirakan jatuh pada Rabu, 22 Agustus 2018 pekan depan.
"Sampai saat ini belum ditemukan hewan yang sakit. Jika ditemukan hewan yang terjangkit penyakit berbahaya kami akan minta untuk tidak dijadikan kurban," tegasnya.
Sementara Ketua Asosiasi Pedagang Sapi dan Kambing Sumenep Samauddin mengatakan, jika berdasarkan pantauannya saat ini, harga hewan di sejumlah pasar hewan, mulai mengalami kenaikan.
Saat ini, harga Kambing Rp1,5 - 2,5 juta per ekor dari sebelumnya harga Kambing Rp 900 ribu - Rp1 juta per ekor.
"Itu untuk kambing qurban ukuran standar, kalau yang super minimal Rp2,5 juta," katanya.
Sedangkan harga sapi saat ini, juga alami kenaikan dari yang semula Rp 12 juta per ekor, menjadi Rp15 juta.
"Untuk ukuran super ada yang sampai Rp40 juta satu ekornya," tuturnya.
Ditanya soal penyebab melonjaknya harga hewan kurban saat ini, ia mengatakan terimbas nilai tukar rupian.
Selain itu, melonjaknya harga hewan kurban di detik-detik hari H Idul Adha, bukan hal yang baru. Karena setiap tahun dapat dipastikan harga hewan qurban setiap tahun naik.
"Ini juga ada imbasnya nilai tukar rupiah yang semakin melemah. Bukan semata-mata karena permintaan konsumen yang mulai meningkat," pungkasnya. (Ita/jun)