Tekan Risiko Komplikasi, Desa Tempursari Tingkatkan Edukasi dan Akses Layanan bagi Ibu Hamil

Foto : Dok. KIM Tempursari Kedungjajang
45
ad

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Desa Tempursari, Kecamatan Kedungjajang, terus memperkuat upaya menekan risiko komplikasi kehamilan sekaligus memastikan setiap ibu hamil memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Kelas Ibu Hamil di ruang Polindes Desa Tempursari, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan ini tidak hanya memberikan edukasi tentang kehamilan sehat, tetapi juga membekali para calon ibu dengan pemahaman mengenai akses layanan kesehatan serta pentingnya kelengkapan administrasi jaminan kesehatan menjelang persalinan.

Sebanyak 10 ibu hamil mengikuti kegiatan tersebut.

Materi disampaikan oleh dr. Latifah Sukmawati Dewi, Bidan Desa Tempursari Nur Hamimah, A.Md.Keb., dan Rahmad Nur Ainu, A.Md.Kep.

Peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin, pemenuhan gizi seimbang, penerapan pola hidup sehat, hingga mengenali tanda-tanda bahaya kehamilan agar proses persalinan berlangsung aman bagi ibu dan bayi.

dr. Latifah Sukmawati Dewi menegaskan bahwa kondisi kesehatan ibu selama kehamilan sangat menentukan tumbuh kembang janin.

Karena itu, ibu hamil diimbau disiplin menjalani pemeriksaan kehamilan sesuai jadwal, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kesehatan fisik maupun mental, serta segera berkonsultasi apabila mengalami keluhan.

"Kesehatan ibu selama masa kehamilan sangat menentukan tumbuh kembang bayi. Oleh karena itu, pemeriksaan kehamilan secara rutin, konsumsi makanan bergizi, dan menjaga kondisi fisik maupun mental menjadi hal yang sangat penting," ujarnya.

Sementara itu, Bidan Desa Tempursari Nur Hamimah menekankan pentingnya deteksi dini terhadap tanda-tanda bahaya kehamilan sebagai langkah pencegahan komplikasi yang dapat mengancam keselamatan ibu maupun janin.

Selain edukasi kesehatan, peserta juga memperoleh informasi mengenai administrasi layanan kesehatan.

Mewakili Pemerintah Desa Tempursari, Kholib mengimbau masyarakat untuk memastikan dokumen kependudukan seperti KTP dan KK telah lengkap serta mengecek status kepesertaan BPJS Kesehatan, khususnya Penerima Bantuan Iuran (PBI).

"Kami mengimbau masyarakat untuk mengecek kepesertaan PBI sejak dini. Bagi warga yang belum memiliki BPJS Kesehatan, segera lakukan pengecekan agar tidak mengalami kendala saat membutuhkan pelayanan kesehatan," katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Desa Tempursari siap memfasilitasi penerbitan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) bagi ibu hamil yang akan melahirkan namun belum memiliki jaminan kesehatan, sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati agar setiap ibu hamil memperoleh pelayanan kesehatan yang layak tanpa terkendala administrasi," tegasnya.

Salah seorang peserta, Jinani Firdausiyah (25), mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan tersebut.

Menurutnya, materi yang diberikan menambah pengetahuan tentang cara menjaga kesehatan selama kehamilan hingga mempersiapkan persalinan.

"Terima kasih kepada Pemerintah Desa Tempursari dan seluruh tenaga kesehatan. Informasi yang kami terima sangat bermanfaat dan membuat kami lebih siap menjalani kehamilan hingga persalinan," ungkapnya.

Melalui Kelas Ibu Hamil ini, Pemerintah Desa Tempursari bersama tenaga kesehatan berharap seluruh ibu hamil semakin siap menghadapi masa kehamilan dan persalinan secara aman, sekaligus lebih mudah mengakses layanan kesehatan maupun administrasi.

Sinergi tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan ibu dan bayi yang sehat serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat desa.

Penulis     :    Mas Her

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Peluang Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, menjadi kawasan pengembangan perikanan berbasis potensi lokal semakin...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) dengan memulai dari...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan tidak bisa lagi hanya...

MEMOonline.co.id. Jember- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui program Bupati Ngantor...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali menegaskan komitmennya memperkuat disiplin aparatur sipil negara...

Komentar