20 Kelompok Tani di Sumenep Terima Bantuan Benih Tembakau Prancak-95 Rp2,1 Miliar

Foto: (Dok) Chainur Rasyid, Kepala DKPP Sumenep
99
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mengalokasikan bantuan benih tembakau kepada 20 kelompok tani pada tahun 2026.

Program tersebut didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dengan total anggaran mencapai Rp2,1 miliar.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memanfaatkan dana DBHCHT untuk memperkuat sektor pertanian, khususnya komoditas tembakau yang menjadi salah satu andalan Kabupaten Sumenep.

Pria yang akrab disapa Inung itu menjelaskan, penyaluran benih kepada kelompok tani penerima telah dilakukan sekitar satu bulan lalu oleh bidang teknis DKPP dan menjangkau sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Sumenep.

“Alhamdulillah, salah satu alokasi DBHCHT tahun 2026 kami fokuskan untuk bantuan benih tembakau kepada kelompok tani,” kata Inung, Senin (22/06/2026).

Ia menuturkan, varietas yang disalurkan masih menggunakan Prancak-95 atau M95, yakni jenis tembakau unggulan yang selama ini menjadi ciri khas tembakau Sumenep.

Varietas tersebut dinilai mampu beradaptasi dengan kondisi lahan setempat serta menghasilkan kualitas panen yang kompetitif.

“Prancak-95 merupakan varietas unggulan yang sudah lama menjadi identitas tembakau Sumenep,” ujarnya.

DKPP Sumenep juga menerapkan pola pemerataan dalam penyaluran bantuan tersebut.

Pasalnya, hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Sumenep dinilai memiliki potensi yang sama dalam pengembangan budidaya tembakau.

Melalui program ini, pemerintah daerah berharap produktivitas dan kualitas tembakau Sumenep dapat terus meningkat, sehingga mampu mendongkrak kesejahteraan petani sekaligus memperkuat sektor pertanian daerah.

Penulis     :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Jenazah Baidawi, penjaga warung asal Dusun Jempareng Laok, Desa Campaka, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep,...

MEMOonline.co.id. Bandung- Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan pentingnya menyiapkan generasi masa depan Indonesia dengan keterampilan yang...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan rangkap jabatan yang dilakukan Sekretaris Desa (Sekdes) Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Mursalin, yang disebut...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Perselisihan rumah tangga yang dipicu perbedaan pendapat soal jenis tanaman hingga persoalan nafkah berujung pada...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang memperkuat imbauan terkait penerapan jam operasional aman bagi aktivitas penambangan...

Komentar