Foto: (Dok) Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wonsojudo
Foto: (Dok) Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wonsojudo
MEMOonline.co.id. Sumenep- Kekhawatiran masyarakat terhadap dampak geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah, mulai memicu keresahan terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di daerah.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep memastikan stok BBM dalam kondisi aman dan distribusi tetap berjalan normal.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus melakukan pemantauan intensif terhadap distribusi BBM serta memperkuat koordinasi dengan Pertamina guna mengantisipasi potensi gangguan pasokan.
“Kami memastikan stok masih tersedia dan distribusi berjalan normal,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Pengawasan distribusi juga diperketat untuk mencegah praktik penimbunan yang dapat memicu kelangkaan buatan.
Selain itu, Pemkab Sumenep menggandeng aparat keamanan untuk menjaga stabilitas pasokan di tengah meningkatnya sensitivitas publik terhadap isu energi.
Pemerintah daerah turut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying), karena justru dapat menimbulkan tekanan distribusi yang tidak perlu, meskipun kondisi pasokan saat ini masih terkendali.
“Yang terpenting adalah menjaga situasi tetap kondusif agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,” tegas Fauzi.
Pemkab Sumenep memastikan akan terus mengambil langkah antisipatif guna menjaga ketahanan energi daerah di tengah dinamika global yang tidak menentu.
Penulis : Alvian
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak