Foto : Dendik Zeldianto Ketua GMPK Lumajang
Foto : Dendik Zeldianto Ketua GMPK Lumajang
MEMOonline.co.id. Lumajang- Ledakan misterius di kediaman ibu kandung Agung Jody Kriswanto Desa Bago Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang Minggu dini hari kemarin, terus menjadi buah bibir.
Khalayak mengulas peristiwa, isu keterkaitan dengan situasi di internal Pemdes setempat, kian mengemuka.
Hal itu berkesesuaian dengan catatan Memoonline terkini, Senin (30/3/2026).
Berikut catatan Memoonline dibalik peristiwa menggemparkan tersebut:
1. Ledakan terjadi dikediaman ibu kandung Agung Jody Kriswanto.
2. Agung Jody Kriswanto menjabat Ketua BPD desa setempat.
3. BPD diketuai Agung Jody Kriswanto, melaporkan situasi Desa Bago terkini, kepada Bupati Lumajang Bunda Indah.
4. Rumah atau kediaman yang menjadi lokasi ledakan berdempetan dengan kediaman Agung Jody Kriswanto.
Poin ketiga menjadi catatan terpenting, bahkan didengungkan menjadi pemicu terjadinya peristiwa.
Laporan tersebut dikutip Memoonline, ditandatangani Ketua BPD Desa Bago Kecamatan Pasirian, berikut sejumlah anggotanya pada Senin (9/3/2026) kemarin.
Bahkan, ada poin permintaan digesernya jabatan strategis di internal Pemdes Bago turut disematkan.
Diberitakan sebelumnya, polisi tengan mendalami peristiwa tersebut. Tim Inafis Polres Lumajang memegang kendali olah tempat kejadian perkara.
Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto dikonfirmasi menduga awal adalah sebuah bondet. Meski tak ada korban jiwa, dentuman ledakan tersebut cukup menghebohkan warga.
Terpisah Dendik Zeldianto, Ketua GMPK Lumajang tegas mendukung kepolisian untuk mengusut tuntas sisi dibalik peristiwa tersebut.
"Ada sisi lain yang patut diduga menjadi pemicu dalam peristiwa ini. Ini menjadi tranding topik, kami yakin polisi bisa mengungkap hingga tuntas. Kami akan kawal bahkan masukan dari warga, kami siap menjembatani sedianya bisa membantu kinerja kepolisian," ucapnya.
Disinggung laporan BPD kepada Bupati Lumajang, pria yang kerap disapa Dendik Ekstrim itu mengaku juga mengetahui dan memiliki salinannya.
Ditanya siapa jabatan strategis yang diminta untuk digeser, Dendik nampak enggan mengutarakan.
"Ada, jelas tertuang, kami tidak ingin dianggap melampaui kewenangan. Mari percayakan prosesnya pada polisi dan kita serta kawal bersama-sama," imbuhnya.
Menurut Dendik, sisi terpenting lain yakni sedianya korban dan keluarganya dijamin keamanan dan keselamatannya.
Penulis : Mas Her
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak