Foto: Petugas dan masyarakat bergotong royong membersihkan ranting-ranting pohon tumbang
Foto: Petugas dan masyarakat bergotong royong membersihkan ranting-ranting pohon tumbang
MEMOonline.co.id. Sumenep- Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang melanda Kabupaten Sumenep dalam sepekan terakhir.
Akibatnya, sejumlah pohon besar tumbang di berbagai titik dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Peristiwa pohon tumbang tersebut tidak hanya menghambat arus lalu lintas pengguna jalan, tetapi juga berdampak pada para petani.
Beberapa pohon roboh dilaporkan berada di area pertanian sehingga menyulitkan aktivitas bercocok tanam warga.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, pohon tumbang terjadi di beberapa lokasi, antara lain:
1- Utara BLK Desa Parsanga
2- Sekitar Masjid At-Taqwa, Desa Bangkal
3- Dekat jembatan Desa Kerta Timur, Kecamatan Dasuk
4- Sebelah barat Pondok Pesantren Al-Amien, Desa Jadung, Kecamatan Pragaan
5- Depan Makam Bhajang, Desa Parsanga
Menyikapi kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Sumenep mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem.
Adapun langkah-langkah antisipasi yang disarankan antara lain:
1- Membersihkan saluran air agar tidak tersumbat sampah sehingga aliran air tetap lancar saat hujan deras.
2- Memangkas pohon rimbun atau dahan yang sudah rapuh guna mencegah roboh akibat angin kencang.
3- Memeriksa kondisi atap rumah agar cukup kuat menahan terpaan angin dan beban air hujan.
4- Mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman apabila hujan deras berlangsung lebih dari dua jam, khususnya bagi warga di wilayah lereng, untuk mengantisipasi longsor.
5- Mewaspadai kenaikan debit air sungai secara tiba-tiba.
6- Menyiapkan tas siaga bencana berisi dokumen penting, obat-obatan, dan pakaian secukupnya.
7- Menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau tiang listrik saat hujan lebat dan angin kencang.
8- Tidak memaksakan diri berkendara ketika jarak pandang terbatas akibat hujan deras.
9- Segera melaporkan kejadian darurat melalui call center 112.
Penulis : Alvian
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak