Kejurnas Voli U-19 2025 Resmi Ditutup: Ganevo & Pasundan Juara, Probolinggo Siap Jadi Barometer Event Nasional

Foto: dr. Aminuddin Wali Kota Probolinggo Ikut Hadir Menyaksikan Kejurnas Bola Boli U-19
1456
ad

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Kejuaraan Nasional Voli Antar Klub U-19 tahun 2025 resmi berakhir pada Minggu (30/11), setelah pertandingan final putra dan putri yang berlangsung penuh ketegangan di lapangan voli GOR Mastrip.

Ribuan penonton memadati venue untuk menyaksikan aksi para atlet muda terbaik dari berbagai daerah.

Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, turut hadir menyaksikan partai final putri antara Ganevo Yogyakarta melawan Grobogan Mitra Bank Jateng.

Laga berjalan seru sebelum akhirnya Ganevo Yogyakarta menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1.

Keseruan juga terjadi pada final putra yang mempertemukan Pasundan dan Porvit Kudus.

Duel tiga set itu dipenuhi sorakan penonton, hingga akhirnya Pasundan berhasil mengamankan kemenangan 3-1 dan keluar sebagai juara.

Dari total 61 tim peserta—34 tim putra dan 27 tim putri—berikut para juara Kejurnas Voli U-19 2025:

Kategori Putri:

Juara I: Ganevo Yogyakarta

Juara II: Grobogan Mitra Jateng

Juara III: Phonska Plus

Juara IV: Lampung Phinisi

Kategori Putra:

Juara I: Pasundan

Juara II: Porvit Kudus

Juara III: Indomaret

Juara IV: Privolley Gurita Kaur

Wali Kota Aminuddin mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan PP PBVSI yang menunjuk Kota Probolinggo sebagai tuan rumah.

Ia bersyukur seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar dan memberi dampak positif bagi kota.

“Kami ucapkan terima kasih kepada PP PBVSI. Selamat kepada para pemenang. Perlu kami garis bawahi, Kota Probolinggo siap menyelenggarakan kejuaraan tingkat nasional,” tegasnya setelah penyerahan medali para juara.

Jadi Ajang Belajar bagi Atlet Kota Probolinggo

Ketua PBVSI Kota Probolinggo, Agus Efendi, menuturkan antusiasme masyarakat sangat tinggi selama delapan hari pelaksanaan kejurnas.

Penonton yang hadir rata-rata merupakan pendukung fanatik klub maupun atlet tertentu.

Selain memadati GOR, banyak pula yang menyaksikan melalui siaran langsung televisi.

Menurutnya, ajang ini menjadi kesempatan emas bagi bibit-bibit muda voli untuk belajar langsung dari permainan berkualitas tinggi.

“Mereka bisa melihat bagaimana teknik defensif yang benar, pola serangan, hingga ketahanan fisik. Pelatih-pelatih juga banyak yang saling berbagi pengalaman selama gelaran ini,” jelasnya.

Agus berharap ke depan Kota Probolinggo bisa menggelar minimal satu event voli setiap tahun.

“Dengan adanya event nasional, semua sektor ikut terdorong—mulai dari pembibitan atlet, ekonomi, budaya hingga kuliner. Ini barometer, karena tidak semua daerah mampu menjadi tuan rumah event sebesar ini,” ujarnya.

Penulis     :    Agus

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Kasus dugaan pencurian sepeda motor di Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu diselesaikan melalui Mekanisme Keadilan...

MEMOonline.co.id. Jember- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bersama DPRD Jember menyepakati perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Kasus dugaan penipuan jual beli stan Pedagang Kaki Lima di Alun-Alun Kota Batu memasuki babak baru. Korban resmi...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo menghimbau para pengguna jalan untuk mengantisipasi potensi kemacetan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Sorotan kembali mengarah ke lingkungan madrasah negeri di Jalan Kalimas, Kecamatan Lumajang, yang mencakup Madrasah...

Komentar