Foto: (Dok) Konferensi PWI Sumenep 2025
Foto: (Dok) Konferensi PWI Sumenep 2025
MEMOonline.co.id. Sumenep- Pelaksanaan Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumenep tahun 2025 berakhir tidak baik - baik saja.
Pasalnya, dalam proses pemungutan suara ditemukan dugaan manipulasi serius: yakni hanya tercantum satu nama kandidat dalam surat suara, yakni Faisal Warid.
Sementara nama Samsul Arifin, yang merupakan incumbent Ketua PWI Sumenep yang pada konferensi saat ini juga mencalonkan lagi, malah tidak muncul.
Padahal, berdasarkan keputusan panitia, terdapat dua calon sah yang maju dalam konferensi tersebut, yakni Samsul Arifin (Ketua petahana) dan Faisal Warid (Sekretaris PWI Sumenep).
Namun, fakta di lapangan menunjukkan adanya kejanggalan dalam surat suara yang beredar di antara peserta.
Oleh karenanya Samsul Arifin selaku incumben, memilih mundur dari konferensi.
Sebab menurutnya, konferensi kali ini tidak sehat dan penuh rekayasa.
"Memang lebih baik saya mundur dari konferensi, karena panitia sudah tidak sehat dan memihak kepada salah satu calon. Jadi intinya panitia tidak sportif dalam konferensi hari ini," kata Samsul Arifin, Sabtu (25/10/2025).
Namun begitu, Samsul tetap meminta semua anggota PWI Sumenep menjunjung tinggi Marwah PWI sebagai organisasi terbesar di Indonesia.
"Semoga Kejadian tidak terulang di konferensi - Konferensi PWI berikutnya, cukup hari ini saja," pesannya.
Penulis : SAMAUDDIN
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak