Begini Alur Peristiwa Hingga Tewasnya Tersangka Maling Sapi di RS Bhayangkara Lumajang

Foto : Kapolres Lumajang AKBP Akex S, (tengah) menunjukkan barang bukti.
647
ad

MEMOonline.co.id. Lumajang- Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandi Siregar, memimpin konferensi pers di aula Polres Lumajang, Senin (13/10/2025), sore.

Pada media, AKBP Alex mengungkap serangkai alur peristiwa yang menjadi sorotan, yakni meninggalnya tersangka kasus pencurian sapi, inisial 'RH' alias Kevin, warga Desa Ranu Wurung Lumajang, semalam di RS Bhayangkara Lumajang.

Sebelumnya tersangka 'RH' merupakan DPO kasus pencurian sapi di Desa Gedang Mas Randuagung pada Agustus 2024 lalu. Sejumlah pelaku sebelumnya, sudah terlebih dulu ditangkap dan menjalani proses peradilan berikut hukuman.

"Untuk 'RH' merupakan satu dari empat pelaku yang masuk catatan kepolisian, merupakan kelompok pelaku yang beraksi di TKP Kecamatan Randuagung," ungkap Kapolres.

'RH' alias Kevin diamankan Sabtu (11/10) pasca terendus keberadaannya oleh tim Opsnal Satreskrim Polres Lumajang. Petugas menuai kendala ketika hendak mengamankan tersangka, karena sempat disembunyikan oleh pihak keluarga.

"Tersangka RH sadar akan ditangkap saat itu sedang mandi, belum sempat mengenakan pakaian, tersangka lari dari kejaran petugas sambil menenteng sebilah celurit menuju ke area kebun tebu diseputaran kediamannya. Dan saat dikejar, tersangka sempat melawan petugas, menggunakan sajam yang dibawa," ungkap Kapolres.

Lantaran membahayakan, petugas melakukan tindakan tegas terukur bertujuan untuk melumpuhkan tersangka.

Malam harinya, tersangka di bawa ke RS. Bhayangkara untuk diperiksa medis, guna memastikan apakah kondisinya masih bisa untuk dilanjutkan penyidikan atau sebaliknya.

"Hasilnya, tersangka bisa dilakukan penyidikan dan penahan dilaksanakan," imbuhnya.

Lalu esok harinya, barulah tersangka mengeluh mual dan petugas tahanan, melakukan penanganan dikarenakan diwaktu yang sama, bersamaan dengan waktu makan siang. Pasca makan, tersangka tak lagi mengeluh mual.

"Barulah sore hari, tersangka mengalami keluhan serupa, dan tindakan cepat dilakukan oleh Kasat Tahti, membawa ke RS. Bhayangkara. Sampai di IDG tim medis menyatakan tersangka mengalami drop tensinya dan dimalam hari sesaat pasca dirawat, tersangka dinyatakan meninggal dunia," tukas Kapolres Lumajang.

Selebihnya disampaikan, hasil interogasi pada tersangka sebelum meninggal dunia, diperoleh kesimpulan, jika tersangka merupakan residivis kasus pencucian kendaraan bermotor di tahun sebelumnya.

"Untuk TKP yang sudah dilakoni tersangka RH bersama komplotannya, ada 15 TKP yang berbeda di Kabupaten Lumajang," pungkas Kapolres.

Selain saat itu, mengamankan tersangka, petugas turut menyita barang bukti, sebilah sejata tajam, jenis celurit.

Penulis     :    Mas Her

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah...

MEMOonline.co.id. Jember- Kabar membahagiakan untuk KPM karena stimulus bantuan kembali disalurkan oleh pemerintah Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Pemerintah Kota Probolinggo kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional....

MEMOonline.co.id. Sumenep- Rokok MAKAYASA di bawah naungan PT Mahaputra Nusantara terus memperkuat jaringan pemasaran melalui program bertajuk...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebanyak 18 siswa TK Al Hidayah Kaliwates, Kabupaten Jember, diduga mengalami keracunan usai menyantap menu program Makanan...

Komentar