Foto: Kanit Resmob Tim Singo Mbatu, Aiptu Tony Rusdianto
Foto: Kanit Resmob Tim Singo Mbatu, Aiptu Tony Rusdianto
MEMOonline.co.id. Kota Batu- Di balik wajah tegas dan senyum ramahnya, tersimpan kisah luar biasa dari seorang polisi tangguh bernama Aiptu Tony Rudianto, atau yang akrab disapa Paman Lung.
Selama 25 tahun mengabdi di kepolisian, pria ini telah melewati berbagai peristiwa berbahaya demi menjaga keamanan masyarakat.
Memulai karier pada tahun 1999 di Kalimantan, Aiptu Tony dikenal sebagai sosok yang berani dan berdedikasi.
Ia kemudian bergabung dengan Polres Batu sejak tahun 2017, dan kini menjabat sebagai Kanit Resmob Polres Batu.
“Saya bisa menangkap pelaku sendirian karena sudah memahami kelemahannya. Itu semua berkat pengalaman dan teknik yang saya pelajari selama bertugas,” ujarnya, Sabtu (11/10/2025).
Namun, perjalanan tugasnya tak selalu mulus.
Pada 16 Maret 2021, saat berusaha menangkap pelaku pencurian motor di Kota Batu, ledakan bom ikan nyaris merenggut nyawanya.
Ledakan itu menghancurkan tangan kirinya dan membuat kaki kirinya cedera parah.
“Saya dirawat selama 23 hari dan menjalani beberapa operasi,” kenangnya.
Meski sempat mengalami trauma, semangat Paman Lung tidak pernah surut.
Ia tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Keselamatan masyarakat adalah yang utama,” tegasnya.
Dalam menjalankan tugas, ia selalu mengandalkan profiling pelaku, ketelitian, dan doa sebelum bertindak.
Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak takut melapor jika melihat tindak kejahatan.
“Jangan ragu untuk melapor. Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami,” ujarnya penuh keyakinan.
Di akhir perbincangan, Paman Lung berharap Kota Batu tetap menjadi tempat yang aman, nyaman, dan kondusif bagi warga maupun wisatawan yang datang.
Penulis : Risma
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak