Apa Kabar Kasus Scincer Ilegal di Jember?

Foto: Dokumen BB scincer ilegal
607
ad

MEMOonline.co.id. Jember- Kasus scincer ilegal di Kabupaten Jember yang sempat menjadi sorotan publik kini mulai tenggelam.

Setelah ramai diberitakan oleh sejumlah media beberapa waktu lalu, isu tersebut perlahan menghilang dari pemberitaan.

Kabar meredupnya kasus ini muncul setelah sejumlah media online yang gencar mengulas persoalan scincer ilegal dikabarkan dipanggil ke Mapolres Jember untuk koordinasi.

Pemanggilan itu terjadi usai pemberitaan yang menyebut dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian sebagai beking bisnis ilegal tersebut.

Dalam sejumlah laporan, media bahkan menulis inisial dua anggota Polres Jember—F dan H—yang diduga ikut terlibat dalam jaringan bisnis scincer tanpa izin resmi milik pengusaha lokal.

Dugaan itu membuat publik geger, karena menyeret aparat penegak hukum ke dalam praktik bisnis ilegal demi keuntungan pribadi.

Namun, belakangan publik mulai bertanya-tanya. Mengapa pemberitaan terkait scincer ilegal mendadak menghilang dari beranda berbagai portal berita?

Lebih mengejutkan lagi, beberapa media yang sebelumnya gencar memberitakan kasus ini justru diketahui men-take down atau menghapus artikelnya.

Berdasarkan penelusuran memoonline.co.id, yang masih konsisten mengawal kasus ini, muncul dugaan adanya uang kompensasi dari pihak pengusaha scincer ilegal kepada sejumlah media agar menghentikan pemberitaan.

Hingga awal Oktober 2025, tidak ada perkembangan berarti dari pihak penegak hukum mengenai tindak lanjut penyelidikan kasus ini.

Padahal, laporan dan temuan awal menunjukkan adanya aktivitas produksi serta distribusi scincer yang melanggar aturan dan berpotensi merugikan masyarakat maupun lingkungan.

Sejumlah aktivis antikorupsi di Jember pun mendesak aparat agar tidak menutup mata.

Mereka menilai, mandeknya penanganan kasus scincer ilegal menunjukkan lemahnya komitmen dalam menegakkan hukum secara adil dan transparan.

“Kalau dibiarkan, masyarakat akan kehilangan kepercayaan terhadap aparat penegak hukum. Jangan sampai kasus ini menguap begitu saja,” tegas salah satu aktivis yang enggan disebut namanya.

Sementara itu, pihak kepolisian hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan terbaru kasus tersebut.

Publik pun menanti, apakah kasus scincer ilegal di Jember benar-benar akan dituntaskan, atau justru menghilang tanpa jejak seperti banyak kasus serupa lainnya.

Penulis     :    Zainullah

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Batu melantik 33 pengurus Pimpinan Anak Cabang se-Kota Batu, pada Minggu...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Satreskrim Polres Lumajang Jawa Timur, berhasil mengungkap aksi pencurian motor milik warga Candipuro di teras IGD...

MEMOonline.co.id. Jember- Warga Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, dibuat heboh setelah sebuah motor diduga dicuri. Tanpa...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Kasus pengeroyokan yang menimpa Senemi (59) warga Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono Lumajang, polisi mengamankan dua...

Komentar