Dinilai Pemborosan, Rencana Pembangunan Gedung DPRD Kota Batu Rp 70 Miliar 'Disorot'

Foto: Kondisi gedung DPRD Kota Batu, yang saat ini masih sangat layak dan kokoh.
454
ad

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Batu membangun gedung DPRD baru dengan anggaran mencapai Rp70 miliar menuai kritik tajam dari masyarakat dan tokoh kota.

Ketua Pokja Peningkatan Status Kota Batu, Andrek Prana, menegaskan agar Pemkot membatalkan rencana tersebut karena masih banyak kebutuhan warga yang lebih mendesak.

“Sebagai wakil rakyat, lebih baik mementingkan kepentingan rakyat daripada sibuk mengutamakan kepentingan dirinya sendiri,” kata Andrek, Rabu (17/9/2025).

Senada, mantan anggota DPRD pertama Kota Batu, Yani Andoko, menilai gedung DPRD saat ini masih layak digunakan.

Ia menyebut anggaran Rp70 miliar lebih tepat dialihkan untuk pendidikan, kesehatan, maupun infrastruktur dasar.

“Dengan anggaran sebesar itu, kita bisa merehabilitasi hingga 70 sekolah, membiayai 1.400 mahasiswa, membangun belasan Puskesmas, atau memperbaiki puluhan kilometer jalan,” ujar Yani.

Ia menegaskan, pembangunan gedung DPRD baru berpotensi melanggar prinsip tata kelola keuangan yang baik sekaligus mengabaikan suara konstituen.

Karena itu, pihaknya menolak keras rencana tersebut dan mendesak Pemkot Batu memprioritaskan kebutuhan rakyat.

Penulis     :    Risma

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar malam syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang...

MEMOonline.co.id. Jember- Seorang residivis kasus penipuan dan penggelapan kembali berurusan dengan...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk memperkuat kualitas sumber...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep mengingatkan pemerintah daerah agar perubahan anggaran tetap berpijak pada...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Ketua Brigade 571, Sarkawi, kembali mendatangi penyidik Polresta Sumenep untuk mempertanyakan perkembangan laporan dugaan...

Komentar