Foto: Ilustrasi (Google)
Foto: Ilustrasi (Google)
MEMOonline.co.id. Lumajang- Mencuat selisih jumlah peserta didik di lingkup sekolah tingkat SMA Al Maisaroh Desa Salak Kecamatan Randuagung Lumajang, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Kabupaten Jember dan Kabupaten Lumajang, terkesan tutup mata dan telinga.
Selisih jumlah diketahui tembus melebihi angka seratus peserta didik. Peristiwa ini cenderung membuat khalayak terkejut, bahkan menduga, ada oknum yang sengaja melakukan dengan maksud dan tujuan tertentu.
Data dihimpun dari Data Pokok SMAS Al Maisaroh Randuagung, di laman dapo.
kemendikdasmen.go.id, tercatat peserta didik berjumlah 206 siswa. Terbagi diantaranya siswa laki-laki sebanyak 97 sedangkan siswa perempuannya sebanyak 109.
Faktanya, jumlah keseluruhan di sekolah tersebut, sebanyak 102 siswa, terbagi di tiga kelas, data terkonfirmasi terkini.
Dikonfirmasi di ruang kerjanya, Junaidi Kepala Sekolah SMA Al Maisaroh mengaku tak mengetahui perihal tersebut. Pria yang merupakan warga setempat itu, menegaskan jika dirinya telah mengirimkan data sesuai dengan fakta dan realita.
"Itu yang tau operator pak. Monggo silahkan kroscek ke Cabang Dinas di Lumajang. Kalau kami disini sudah mengirimkan data yang sesuai. Kami tidak bisa merubah, kan data itu (data siswa -red) diperlukan NIK, KK dan penyertaan raport SMP, dari mana kami bisa dapat itu," ucapnya, Sabtu (13/9/2025).
Dugaan permainan oknum, kian mewarnai fenomena yang ada. Selebihnya disinggung alokasi dana BOS (Biaya Operasional Sekolah), Junaidi menegaskan, jika sekolah yang ia pimpin, memperoleh sesuai data riil yang menurutnya ia kirim ke Dapodik di Cabang Dinas.
Junaidi pun menyesli, ia khawatir, pihaknya dianggap melakukan perbuatan menyalahi aturan.
Terpisah, untuk melengkapi data konfirmasi, media ini menghubungi Cahyo Budi Laksana, S.S, M.Pd Kasi SMA/SLB Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember (Kab. Jember - Kab. Lumajang), namun hingga berita ini ditayangkan, belum memberikan tanggapan/respon.
Penulis : Mas Her
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak