Foto: Menu Makan Bergizi Gratis di Sampang (Tangkapan layar)
Foto: Menu Makan Bergizi Gratis di Sampang (Tangkapan layar)
MEMOonline.co.id. Sampang- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menuai sorotan tajam.
Dugaan muncul bahwa pengelolaan program oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak sesuai harapan, baik dari segi kualitas maupun tata kelola.
Sejumlah menu yang disajikan dinilai belum mencerminkan gizi seimbang.
Bahkan, tidak sedikit makanan MBG yang akhirnya terbuang karena tidak dikonsumsi siswa dan justru dijadikan pakan ternak.
Pengamat kebijakan publik, Agung Pratama Denny Lukyto, menegaskan bahwa fenomena ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah.
“Bahkan ada makanan MBG yang tidak dikonsumsi anak-anak dan berakhir jadi pakan ayam. Padahal, anggaran program ini sangat besar,” kata Denny, Sabtu (12/9/2025).
Menurutnya, pemerintah harus segera melakukan evaluasi terhadap dapur penyedia MBG. Ia menekankan pentingnya evaluasi independen agar tidak ada dapur yang tetap beroperasi hanya karena kedekatan politik.
“Kalau terbukti tidak memenuhi standar, izinnya harus dicabut. Jangan sampai dana besar ini terbuang sia-sia,” tegasnya.
Denny juga mengingatkan bahwa kualitas makanan yang buruk justru bisa membahayakan kesehatan anak-anak, terutama balita.
“Ini menyangkut perut anak-anak. Kalau kualitas makanan asal-asalan, dampaknya bisa sangat rawan,” ujarnya.
Sebelumnya, sempat beredar video yang merekam menu MBG di Camplong.
Dalam tayangan itu terlihat sajian berupa nasi, sepotong ayam kecil, sepotong tahu, dua telur puyuh, dan satu buah jeruk.
Perekam video menyebut menu tersebut berasal dari dapur yang dikelola oleh seseorang bernama Teddy.
Hingga berita ini dipublikasikan, media belum berhasil memperoleh keterangan resmi dari Teddy.
Namun, informasi yang beredar di masyarakat menyebut ia tidak hanya mengelola satu dapur MBG, melainkan beberapa titik sekaligus.
Penulis : Fathur
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak