Investigasi Dana MCF 2025: Skema Pungutan, Peran Oknum Baznas, dan Pengkhianatan terhadap Bupati Fauzi

Foto: Madura Culture Festival (MCF) 2025
286
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep- Madura Culture Festival (MCF) 2025 yang digadang-gadang sebagai panggung budaya terbesar di Sumenep kini terseret pusaran kontroversi.

Di balik gemerlap panggung dan arak-arakan budaya, tersimpan kisah gelap pungutan liar yang diduga digerakkan oleh oknum anggota Baznas Sumenep, Sugeng.

Dugaan ini menyeruak setelah terkuak adanya praktik pungutan tambahan yang membuat dana penyelenggaraan MCF membengkak jauh dari alokasi resmi APBD.

Ironisnya, praktik ini disebut sebagai bentuk pengkhianatan terhadap Bupati Achmad Fauzi, yang sejatinya sudah menyiapkan anggaran jelas untuk mendukung acara.

Jejak Anggaran Resmi

MCF 2025 tercatat mendapat dukungan dari APBD Sumenep sebesar Rp310 juta.

Rinciannya, Rp200 juta dialokasikan khusus untuk MCF, sedangkan Rp110 juta sisanya dipakai membiayai Madura Night Vaganza, Batik Festival, Festival Tembakau, Pamdas, dan Sweet Model.

Anggaran ini semula dianggap cukup. Namun, fakta di lapangan memperlihatkan bahwa panitia di bawah kendali Sugeng justru membuka ruang pungutan baru dari peserta dan pelaku usaha.

Skema Pungutan Tambahan

Berdasarkan penelusuran dan keterangan sejumlah pihak, skema pungutan berjalan dalam beberapa lapis:

Penyewaan Stand Peserta Stand MCF disewakan dengan tarif bervariasi, mulai Rp800 ribu hingga Rp3 juta.

Dengan rata-rata Rp1,5 juta dari 146 stand, terkumpul sekitar Rp219 juta.

Setoran Pengusaha Rokok Paguyuban Pengusaha Rokok juga tak luput dari target. Mereka diminta menyetor Rp3 juta per pabrik.

Dengan jumlah sekitar 70 pabrik rokok, potensi dana mencapai Rp210 juta.

Namun, belakangan diketahui para pengusaha menawar keras. Hasilnya, hanya sekitar Rp40–50 juta yang benar-benar dibayarkan, konon setelah dikoordinasikan oleh lima pengusaha besar.

Sponsor Besar

Selain pungutan, panitia juga memperoleh dana sponsor dari SKK Migas, BPRS, dan RSUD. Walau belum ada data resmi, nominalnya disebut-sebut bisa menembus ratusan juta rupiah.

Jika ditotal, dana yang berhasil dihimpun dari pungutan mencapai Rp739 juta, di luar anggaran APBD. Ditambah sponsor, jumlahnya diperkirakan bisa menembus Rp1 miliar.

Dugaan Peran Oknum Baznas

Sugeng, yang merupakan anggota Baznas Sumenep, diduga memainkan peran sentral dalam skema ini.

Ia disebut-sebut memanfaatkan posisinya untuk menekan pihak-pihak tertentu, baik UMKM peserta festival maupun pengusaha rokok.

Sejumlah pihak menilai tindakan ini bertentangan dengan spirit lembaga Baznas, yang seharusnya fokus pada pengelolaan zakat, infak, dan sedekah demi kesejahteraan umat, bukan justru membebani masyarakat dengan pungutan liar.

Pengkhianatan terhadap Bupati Fauzi

Bupati Fauzi yang sejak awal mendukung penuh MCF dengan alokasi APBD kini justru berada dalam posisi sulit.

Anggaran yang jelas dan resmi telah disiapkan, tetapi praktik pungutan liar di lapangan justru merusak citra pemerintahannya.

“Ini bukan hanya soal uang, tapi soal kepercayaan publik. Apa yang dilakukan oknum ini jelas bentuk pengkhianatan terhadap Bupati,” ujar seorang tokoh masyarakat Sumenep yang enggan disebutkan namanya.

Desakan Publik

Kontroversi ini kini menjadi sorotan luas. Warga menuntut transparansi dana dan meminta aparat penegak hukum turun tangan.

Tidak sedikit yang berharap kasus ini segera diusut agar nama baik MCF tidak semakin tercoreng dan kepercayaan publik kepada pemerintah tetap terjaga.

Penulis     :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Tim Penasihat Hukum Sinal Abidin, Hari Nugroho, dan Arif Dwi Santoso mengecam keras framing pemberitaan sejumlah media...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres Batu masih mendalami kasus dugaan jual beli lapak di Pasar Laron Alun-Alun...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Momen Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang menjadi gerbang masuk ke jenjang pendidikan lebih tinggi, kembali...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Kebakaran melanda sebuah pabrik di Jalan Semeru 2 No. 9, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Kamis malam 11 Juni...

MEMOonline.co.id. Jember- Sikap tidak terpuji diduga ditunjukkan oleh (N) mantan oknum Kepala Sekolah (KS) MA Madrasah Aliyah Bustanul Ulum di Desa...

Komentar