Heboh! Stok BBM di Sejumlah SPBU Jember Kosong, Ini Penjelasan Brand Manager Pertamina

Foto: Kondisi SPBU di wilayah Jember
2721
ad

MEMOonline.co.id, Jember- Heboh di media sosial sejumlah warga diwilayah Jember, mulai merasakan dampak dari keterlambatan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama jenis Pertalite dan Bio Solar.

Kondisi ini disebabkan terkait kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU. Hal ini akibat gangguan pengiriman dari Terminal BBM Banyuwangi akibat penutupan jalur Gumitir dan kemacetan panjang di sekitar Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

Sales Brand Manager Pertamina Area Jember, Hendra Saputra, menjelaskan bahwa kemacetan parah di jalur logistik membuat armada tangki kesulitan kembali ke terminal untuk mengisi ulang BBM.

“Kemacetan di Pelabuhan Ketapang mencapai hingga 40 kilometer. Ini menyebabkan mobil tangki tidak bisa segera kembali ke terminal. Akibatnya, pengiriman ke wilayah Jember terganggu,” ujar Hendra, Sabtu (26/7/2025).

Dia menyebutkan bahwa wilayah Jember dilayani oleh 41 lembaga penyalur, terdiri dari 40 SPBU reguler dan satu SPBU nelayan (SPBUN).

Namun, suplai ke seluruh jaringan itu sangat bergantung pada kelancaran arus lalu lintas dari arah Banyuwangi.

“Beberapa titik di Jember memang mengalami kekosongan stok Pertalite dan Bio Solar. Tapi kami pastikan ini bukan karena kelangkaan BBM, melainkan murni karena gangguan distribusi,” jelasnya.

Untuk mengatasi kondisi ini, Pertamina telah mengambil langkah strategis dengan melakukan alih suplai dari Terminal BBM di Surabaya dan Malang.

Langkah ini diambil agar kebutuhan harian BBM di Jember yang mencapai sekitar 700 kiloliter tetap bisa terpenuhi.

“Kami terus mendorong percepatan pengiriman dari Surabaya dan Malang agar pasokan kembali normal. Stok secara nasional dan regional dalam kondisi aman,” tegas Hendra.

Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap bersabar menunggu distribusi kembali lancar.

“Kami meminta seluruh masyarakat Jember untuk tetap tenang. Ini hanya keterlambatan distribusi karena kendala teknis lalu lintas,” pungkasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Jember dalam rilis resminya menyatakan terus memantau kondisi distribusi BBM di lapangan.

Pemkab juga menjalin komunikasi dengan Pertamina, pihak kepolisian, dan instansi terkait guna memastikan suplai BBM ke seluruh wilayah tetap berjalan.

Penulis     :    Zainullah

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah...

MEMOonline.co.id. Jember- Kabar membahagiakan untuk KPM karena stimulus bantuan kembali disalurkan oleh pemerintah Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Pemerintah Kota Probolinggo kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional....

MEMOonline.co.id. Sumenep- Rokok MAKAYASA di bawah naungan PT Mahaputra Nusantara terus memperkuat jaringan pemasaran melalui program bertajuk...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebanyak 18 siswa TK Al Hidayah Kaliwates, Kabupaten Jember, diduga mengalami keracunan usai menyantap menu program Makanan...

Komentar