Komisi C DPRD Lumajang Temukan Sejumlah Indikasi di Perkebunan PT. Kalijeruk

Foto: suasana saat Komisi C DPRD Kabupaten Lumajang melakukan sidak
756
ad

MEMOonline.co.id, Lumajang- Komisi C DPRD Lumajang, melakukan sidak ke lokasi perkebunan PT. Kalijeruk Desa Kalipenggung Kecamatan Randuagung pasca mendengar keluhan warga setempat, dalam ranah audensi dihari sebelumnya.

Lokasi perkebunan, nampak gundul. Lahan telah beralih ke tanaman tebu. Ketua Komisi C DPRD Lumajang H. Zainal mencatat sejumlah kejanggalan. Menurutnya, ada teknis reboisasi yang diduga dilanggar.

"Hasil kami turun ke lapangan, kami mencatat sejumlah indikasi. Diantaranya alasan reboisasi yang dijadikan alasan oleh internal PT. Kelijeruk itu kami duga keliru. Mereka menebang terlebih dulu, akan tetapi tanamannya nggak ada," ucap Zainal, Rabu (21/5/2025).

Berikut Zainal menyebutkan, tanaman komuditi telah hilang di kawasan perkebunan tersebut. Mengenai temuannya, Zainal mengungkapkan jika izin HGU Perkebunan PT. Kalijeruk layak di evaluasi.

"Pemerintah Kabupaten, Provinsi dan pusat berikut kementerian terkait ini harus mengetahui situasi yang sebenarnya di lapangan, untuk sedianya bisa mengambil sikap," imbuhnya.

Selebihnya disampaikan, sidak melibatkan SDA Provinsi Jawa Timur. Informasi dihimpun media ini, debit sumber mata air dirasa warga telah berkurang, disinyalir dampak dari penebangan yang dilakukan belakangan ini.

Mengkaji Peraturan Pemerintah pasal 18 tahun 2021 pasal 27 huruf A menurut Zainal, PT. Kalijeruk patut diduga melanggar pada ranah kewajiban menjaga kesuburan, kelestarian lingkungan hidup.

"Kemudian pada pasal 27 huruf F, ini perlu digarisbawahi. Sejatinya kegiatan yang berlangsung menjadi wajib untuk menjaga dan mempertahankan kawasan konservasi bernilai tinggi. Konservasi itu menjaga ekosistem, artinya flora dan fauna itu tetap hidup, tetap ada," tukasnya.

Mendasari kawasan perkebunan telah berganti ke kawasan tebu, dikhawatirkan floranya hilang begitu juga faunanya bakal mati.

Pada audensi di hari sebelumnya, warga menyampaikan keluhan. Rasa khawatir akan terjadinya longsor dampak perkebunan kini ditebang masal, berikut ancaman kekeringan kini mulai mendera.

Warga mendesak, wakil rakyat untuk menindaklanjuti keluhannya, agar aktivitas internal Perkebunan PT. Kalijeruk, tak lagi picu keresahan warga.

Penulis     :   Mas Her

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Batu melantik 33 pengurus Pimpinan Anak Cabang se-Kota Batu, pada Minggu...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Satreskrim Polres Lumajang Jawa Timur, berhasil mengungkap aksi pencurian motor milik warga Candipuro di teras IGD...

MEMOonline.co.id. Jember- Warga Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, dibuat heboh setelah sebuah motor diduga dicuri. Tanpa...

Komentar