Pemberian Santunan Oleh Wakil Bupati Bekasi, Selasa (5/6/2018).
Pemberian Santunan Oleh Wakil Bupati Bekasi, Selasa (5/6/2018).
MEMOonline.co.id, Bekasi - Cikarang Pusat - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar kegiatan Nuzulul Qur'an Tingkat Kabupaten Bekasi 1439 H/ 2018 M yang bertempat di Masjid Nurul Hidayah Desa Pasir Tanjung Kecamatan Cikarang Pusat, Selasa (5/6/2018).
Wakil Bupati Bekasi yang didampingi oleh Sekdakab Bekasi turut hadir beserta para jajarannya, unsur forkopimda, camat dan unsur muspika, serta para kepala desa, para alim ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan, Nuzulul Qur'an yang kita peringati kali ini memiliki makna dan hakekat yang dalam, yakni hadirnya sebuah kesadaran spiritual tentang jati diri manusia sebagai hamba Allah yang di tuntut untuk menjadi manusia yang selalu mengabdi kepada-Nya.
"Sementara itu untuk melaksanakan fungsi kekhalifahan, Al-Qur'an memberi petunjuk agar setiap manusia memiliki keimanan yang kuat, istiqomah dalam beribadah, berakhlak mulia, dan budi pekerti yang luhur, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” ucapnya.
"Dalam perkembangannya Al-Qur'an menjadi sumber inspirasi dan pedoman untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Meskipun saat ini kehidupan manusia sudah diisi digitalisasi, Eka menekankan bahwa Al-Qur'an tetap relevan sebagai sumber moral dan ispirasi manusia. Justru Al-Qur'an menjadi penyelamat dalam mengarungi efek negatif gelombang digitalisasi,” terangnya.
Eka juga mengingatkan kepada masyarakat terkait beberapa kejadian pemboman tempat ibadah dan penyerangan markas polisi dibeberapa tempat di Indonesia seperti di Surabaya akibat ulah para teroris, agar tetap tenang dan beraktifitas seperti biasa dengan meningkatkan kewaspadaan di wilayah masing-masing.
Dirinya juga menghimbau agar semua pihak menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.
“Jagalah ketertiban, jagalah kedamaian, dan jangan kita terhasut dengan informasi yang tidak benar, informasi yang jauh dari kebenaran,” tegasnya.
Eka menuturkan jika ada isu-isu yang tidak baik, sebagai masyarakat jangan mudah terprovokasi, tetap menjaga kondusifitas wilayah dalam menangkal berita-berita hoax dimedia sosial, harus bisa menyikapi dengan bijak dan masyarakat harus cerdas. Dengan begitu diharapkan kehidupan masyarakat berjalan dengan aman dan tertib.
"Mari kita tingkatkan persatuan dan kesatuan dengan semangat Ukhuwah Islamiah kepada seluruh masyarakat baik yg muslim maupun non muslim. Semoga Kabupaten Bekasi semakin maju kedepannya," tambahnya.
Kemudian acara ditutup dengan pemberian bantuan secara simbolis yg diberikan langsung oleh Wakil Bupati Bekasi kepada kaum dhuafa dan anak yatim serta pengurus DKM. (Bam/Diens).