Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Abdurrofiq, menyerahkan secara simbolis paket sembako murah ke Muspika Cikarang Timur
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Abdurrofiq, menyerahkan secara simbolis paket sembako murah ke Muspika Cikarang Timur
MEMOonline.co.id, Bekasi - Cikarang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menyediakan 10 ribu paket sembako dengan harga murah. Paket sembako tersebut dijual melalui Operasi Pasar Murah (OPM) di empat kecamatan secara serentak.
“Ini merupakan hasil kerjasama kami dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Di lokasi Desa Hegarmanah Cikarang Timur ini kami sediakan 2.500 paket sembako murah,” kata Kepala Disdag Kabupaten Bekasi Abdurrofiq, Rabu (30/5/2018).
Selain di Cikarang Timur, lanjut Rofiq, kegiatan tersebut juga dilakukan di tiga kecamatan lainnya. Yakni Kecamatan Pebayuran, Muaragembong dan Tarumajaya.
“Jadi hari ini pelaksanaannya serentak di empat kecamatan dengan alokasi 2.500 paket sembako murah yang siap didistribusikan kepada warga di masing-masing lokasi atau kecamatan,” katanya.
Di OPM ini, harga paket sembako yang berisi minyak goreng 3 kilogram, gula pasir 3 kilogram, telur ayam 1 kilogram dan beras 5 kilogram, dijual seharga Rp.83.500,- Harga tersebut jauh lebih murah ketimbang yang ada dipasaran.
“Subsidi dari pemerintah sebesar Rp. 84.500, dari yang seharusnya harganya Rp.168.000 menjadi Rp. 83.500,” katanya.
Sementara Camat Cikarang Timur, Ani Gustini mengatakan, dari total paket sembako yang dialokasikan Disdag di wilayahnya, sebanyak 1.250 di antaranya didistribusikan untuk warga Desa Hegarmanah.
“Sedangkan 1.250 paket lainnya kita bagikan ke masyarakat yang ada di Desa Cipayung, Tanjungbaru dan Labansari,” katanya.
Ani berharap OPM dapat dilakukan di tahun-tahun mendatang di wilayahnya. Karena antusias warga Cikarang Timur cukup tinggi.
“Semoga tahun depan kita kebagian lagi dan semoga jumlah paketnya bisa lebih banyak lagi. Alhamdulillah warga Cikarang Timur sangat menginginkan operasi pasar murah seperti saat ini,” ujarnya mengakhiri. (Bam/Diens).