Melalui Layanan Call Center 112, Masyarakat Sumenep Rasakan Berbagai Manfaat

Foto: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya Saat Ditemui di Ruang Kerjanya
2110
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep - Penyediaan sistem layanan panggilan darurat melalui Call Center 112 oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, terus ditingkatkan.

Hal itu dilakukan agar dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Layanan panggilan darurat tersebut untuk menyampaikan pengaduan masyarakat manakala terdapat peristiwa di lingkungan setempat yang selanjutnya akan dibantu oleh petugas terkait dalam menanganinya.

Layanan ini menjadi terobosan baru di era kepemimpinan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi yang dikenal dengan tegline "Bismillah Melayani".

Sebagaimana dikatakan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Ferdiansyah Tetrajaya, S.H, bahwa masyarakat Kabupaten Sumenep bisa mengakses call center 112 melaui all operator telepon, baik handphone maupun telepon rumah.

“Call Center 112 ini merupakan panggilan bebas biaya alias bebas pulsa," kata Ferdi, Selasa (22/2/2023).

Layanan yang sudah ada sejak 17 Agustus 2021 itu, masih kata Ferdi, hingga 17 Agustus 2022, sudah mendapatkan laporan sebanyak 121 aduan yang diterima.

Pemberian pelayanan ini untuk membantu menangani berbagai peristiwa seperti penanganan banjir, ODGJ, tanah longsor, penanganan kebakaran, pohon tumbang, pencurian, pembunuhan, hewan liar masuk rumah, tiang listrik roboh, kriminal, kecelakaan lalu lintas, dan berbagai peristiwa lainnya.

"Tindakan seperti inilah yang membuktikan bahwa hadirnya Call Center 112 Sumenep benar-benar dibutuhkan oleh warga di sekitar kita dan semakin diketahui oleh masyarakat," lanjut Ferdi.

Lebih lanjut, dari 121 aduan yang sudah masuk tersebut terdapat di 19 kecamatan di Kabupaten Sumenep dari sebanyak 27 kecamatan.

Layanan ini adalah bentuk keamanan dan ketertiban di masyakarat agar merasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa merasa gangguan apapun. Namun, di satu sisi lainnya pihaknya juga meminta agar masyarakat yang menghubungi Call Center 112 tidak karena iseng (prank) karena jika hal itu terjadi akan ada sanksi bagi pelakunya, tetapi karena kedaruratan yang sedang terjadi.

"Layanan ini gratis dalam 24 jam nonstop. Sekalipun tak punya pulsa bisa langsung tersambung," tandasnya.

Penulis     :    Elok Andriani

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Batu melantik 33 pengurus Pimpinan Anak Cabang se-Kota Batu, pada Minggu...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Satreskrim Polres Lumajang Jawa Timur, berhasil mengungkap aksi pencurian motor milik warga Candipuro di teras IGD...

MEMOonline.co.id. Jember- Warga Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, dibuat heboh setelah sebuah motor diduga dicuri. Tanpa...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Kasus pengeroyokan yang menimpa Senemi (59) warga Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono Lumajang, polisi mengamankan dua...

Komentar