Soal Kasus Penculikan Ana: Kapolsek Asemrowo Sebut Hanya Bantu Korban

Foto: Kompol Hary Kurniawan saat ditemui di ruang kerjanya oleh Memoonline.co.id, Selasa (17/10)
1913
ad

MEMOonline.co.id. Surabaya - Beredarnya pemberitaan di media online atas kasus penculikan seorang wanita asal Asemrowo, Surabaya, Bernama Ana. Jumat (13/01/2023) malam. Diluruskan oleh Kapolsek Asemrowo, Polres PelabuhanTanjung Perak Surabaya.

Kapolsek Asemrowo Kompol Hary Kurniawan saat ditemui diruang kerjanya mengatakan kejadian yang menimpa ana itu benar. Namun kejadian atau TKP menurut. Dia, berada di kawasan Bungurasih. ikut wilayah Sidoarjo,

"Iya saya dapat informasi jika ana warga saya menjadi korban penculikan dengan modus kecelakan. Namun kejadian itu bukan di wilayah hukum kita melainkan ikut wilayahnya Polres Sidoarjo." Sebut Hary, Selasa (17/01).

Dalam kejadian yang menimpa korban, Hary menjelaskan, bahwa Ana didampingi kakaknya mendatangi Polsek Asemrowo untuk melaporkan kejadian yang menimpanya dan ditindak lanjuti oleh angota Reskrim.

"Kami terima semua laporan masyarakat. apalagi, korbam memang warga Asemrowo, Setalah dilakukan pengecekan dan penyelidikan serta olah TKP, ternya kejadian itu bukan di wilayah kita, melainkan wilayah Sidoarjo." Katanya.

Sementara pengakuan korban, hary menjelaskan, Ana mengaku bahwa dirinya menjadi korban penculikan oleh empat dengan menggunakan mobil di kawasan Bungurasih. Sidoarjo. Jawa Timur.

Ana mengaku telah di telfon oleh orang tidak dikenal. Pelaku menelfon korban dengan modus suaminya kecelakan. kemudian ana diminta untuk menjemput suaminya Ke Bungurasih dan disana ana ditemui oleh orang yang menunggu di mobil hitam.

"Ana berangkat dari rumah naik ojek Online, korban yang saat itu panik. juga sempat menelfon suaminya. Bahkan Ana sempat pamit kepada orang tuanya untuk mencari suaminya yang dikabarkan kecelakaan oleh pelaku. Namun ponsel yang dihubunginya tidak aktif hingga terjadi dugaan penculikan." Ujarnya.

Penculikan tersebut. menurut Hary, itu bukan penculikan. Setalah dilakukan penyidikan terhadap ana, ini termasuk korban dalam penipuan dan pemerasan yang direncanakan oleh pelaku.

"Tim sudah melakukan penyelidikan hingga ke daerah Jombang. Namun kita tidak temukan pelaku disana. diduga pelaku berpindah-pindah tempat." Tambah Hary.

Dalam kasus dugaan penculikan, pihaknya masih melakukan penyelidikan serta berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk mengungkap fakta dari dugaan penculikan terhadap Ana.

"Selain itu. Kami juga akan menggelar kasus ini. Jika memang ada kesepakatan korban untuk melaporkan kejadian yang menimpanya. maka kami akan berkoordinasi dengan Polres Sidoarjo." Imbuhnya.

Hari juga menegaskan. Kami disini hanya membantu korban dan menanggapi semua laporan warga. meski kejadiannya bukan di wilayah sini. Apalagi ini terkait dugaan penculikan, juga ada unsur pemerasan serta pengancaman terhadap korban.

"Karna korban masih dalam Shok berat. Nunggu kabar selanjutnya dari Ana. jika nanti sudah agak sadar korban mungkin melapor dan kami akan bantu dia untuk prosesnya." Pungkasnya.

Penulis      :    Reporter : pendik

Editor        :   Udiens

Publisher  :   Satrio Pininggit

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Caffe SAE di Mapolres Batu menjadi tempat pertemuan santai antara Kasat Reskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin dan awak...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep menjadikan pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 sebagai...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan rangkap jabatan yang melibatkan seorang oknum Sekretaris Desa (Sekdes) di Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep,...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proses pembangunan rumah susun di lingkup Polres Lumajang terhenti ditengah...

Komentar