Gandeng Rumah Batik Canteng Koneng, PAUD H.I El Fath Sumenep Gelar acara 'Songenep Parjuga' di GOR

Foto: Didampingi Owner Rumah Batik Tulis Canteng Koneng Didik Haryanto, Bunda Paud Sumenep Nia Kurnia Fauzi, mengajari membatik anak usia dini
1971
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep - Demi mengenalkan budaya batik sejak dini pada generasi penerus, Lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) H.I El Fath, menggelar acara Songenep Parjuga, Sabtu (05/11/2022).

Acara yang digelar sejak pukul 08.00 sampai dengan 11.00 itu, menggandeng Rumah Batik Tulis Canteng Koneng.

Dan acara tersebut ditempatkan di GOR A. Yani, Sumenep dengan melibatkan 180 peserta.

Mereka terdiri dari siswa Kelompok Belajar dan siswa Taman Kanak-Kanak.

Acara itu berlangsung meriah, sebab istri Bupati Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, yang saat ini menjabat Bunda PAUD kabupaten, hadir diacara spesial itu.

Tak hanya dikenalkan bagaimana membatik, siswa juga diberi ruang untuk menampilkan sejumlah kemampuannya. Diantaranya penampilan hafalan surat an-Naba hingga penampilan fashion show dan tari tradisional.

Bagian terpenting dari acara Songenep Parjuga yang digagas PAUD H.I. El Fath ini adalah penanda tanganan kerja sama dengan sanggar batik Canteng Koneng.

Direkrut PAUD H.I. El Fath berharap, kerja sama tersebut mampu menanamkan budaya lokal batik sejak dini.

“Acara ini merupakan inovasi literasi budaya untuk anak PAUD. Acara ini juga merupakan sinergitas antara dunia pendidikan dengan dunia usaha yang memiliki kesamaan misi melestarikan budaya lokal,” terang Bunda Nurul.

Bunda Nurul menambahkan, acara Songenep Parjuga merupakan bukti nyata dukungan pelaku pendidikan terhadap kebijakan bupati tentang pengembangan PAUD holistik integratif.

“Paud H.I. El Fath ingin terdepan dalam pembaharuan PAUD di kabupaten sumenep,” tegasnya.

Terpisah, Owner Rumah Batik TulisA Canteng Koneng Didik Haryanto mengaku senang budaya batik dikenalkan kepada siswa sejak dini.

Menurut dia, batik adalah warisan budaya nusantara. Tidak hanya di Madura, tapi di seluruh pelosok negeri harus dikenalkan sejak dini.

“Kerja sama dengan lembaga pendidikan ini tidak semata-mata melestarikan budaya. Akan tetapi, membantu tumbuh kembangnya daya imajinasi dan kreasi di kalangan peserta didik,” ucap Didik.

Di hadapan ratusan siswa PAUD H.I. El Fath, Bunda PAUD Sumenep Nia Kurnia Fauzi menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh siswa dan para guru. Menurutnya, kegiatan Songenep Parjuga adalah kegiatan positif dalam mengembangkan kemampuan sensorik dan motorik pada peserta didik.

“Kegiatan ini kita bisa menumbuhkan kecintaan kita dan anak-anak kita kepada budaya Indonesia yaitu budaya membatik,” ungkap istri Bupati Sumenep Achmad Fauzi itu.

Penulis      :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Batu melantik 33 pengurus Pimpinan Anak Cabang se-Kota Batu, pada Minggu...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Satreskrim Polres Lumajang Jawa Timur, berhasil mengungkap aksi pencurian motor milik warga Candipuro di teras IGD...

MEMOonline.co.id. Jember- Warga Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, dibuat heboh setelah sebuah motor diduga dicuri. Tanpa...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Kasus pengeroyokan yang menimpa Senemi (59) warga Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono Lumajang, polisi mengamankan dua...

Komentar