Duh ! Pasar Pendopo Terbakar

Foto: Peristiwa Kebakaran di Pasar Pendopo
1522
ad

MEMOonline.co.id, Pali - Warga Pendopo Kabupaten Pali, dikagetkan dengan peristiwa kebakaran pasar, Selasa (17/4/2018) sekitar pukul 23:50 Wib.

Warga yang sebagian sudah terlelap dalam tidurnya, terhenyak mendengar suara ribut-ribut warga, maupun suar api yang melalap kios di pasar Pendopo.

Bu Indah  salah seorang warga setempat menerangkan, jika kebakaran itu terjadi skitar pukul  23:50 wib.

“Waktu itu kami baru masuk rumah, setelah mngantar tamu pulang, belum lama kami di dalam rumah, tiba-tiba terdengar suara kegaduhan. Begitu kami keluar ternyata ada cahaya api bgitu besar dari arah pasar Pendopo,” terangnya.

Melihat hal itu, pihaknya bersama warga yang lain mendekat ke lokasi kebakaran. Namun Api merambat bgitu cepat. Sehingga tiga unit mobil damkar yang datang ke lokasi kejadian, agat sulit memadamkan api.

“Hingga  pukul 12:30 Wib, api belum berhasil  di padamkan,” paparnya.

Sementara akibat kejadian tersebut, kerugian warga di taksir mencapai ratusan juta rupiah. Namun hingga berita ini diturunkan, belum dijetahui   penyebab kebakaran itu. Bahkan aparat kepolisian setempat, belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab kebakaran itu (Syam/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep terus menegaskan peran strategisnya dalam menjamin hak masyarakat atas keterbukaan...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batu berhasil mengamankan seorang pria, yang diduga kuat sebagai bagian...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dipastikan tetap stabil dan aman...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendukung penguatan ekonomi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep kembali menggencarkan edukasi hukum kepada pelajar melalui program Jaksa Masuk Sekolah...

Komentar