Foto PDAM Pamekasan
Foto PDAM Pamekasan
MEMOonline.co.id, Pamekasan - Terkait dengan rencana pemisahan Air Mineral Adeni dengan PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, beberapa bulan yang lalu, yang sampai saat ini masih belum menemukan titik temu, akhirnya disemprot Ketua Pemuda Madura (GAPURA), Senin (16/04/2018).
Tak kunjung usai proses perubahan itu, lantaran adanya peraturan baru setelah Perda (Peraturan Daerah).
Lantaran tak segan dengan berbagai macam alasan itu, Ketua GAPURA, Abd. Razak mengatakan, bahwa itu harus segera dilakukan, karena untuk saat ini Air Mineral Adeni tak menambah pendapatan daerah.
"Harusnya Adeni menambah pendapatan daerah, tidak bisa sama sekali laporan dari PDAM yang merugi terus. Harusnya Adeni menegementnya sendiri dan harus ada target dalam produksi Dan distribusinya. Jadi pertanggung jawabbannya tidak melulu merugi," kata Razak, saat dimintai nama melalui facebook.
Selain itu, Razak juga menuding Dewan Kabupaten Pamekasan bencong dan Pemkab Mandul.
"Dewan itu kayak bencong, kalau di depan Wartawan sama LSM yang bicara jeleknya. Tapi kalau duduk bareng kayak orang pacaran, makannya minta disuapin," tuturnya.
"Pemkab Mandul, karena DPRDnya Bencong," pungkasnya. (Faisol)