Miris ! Pusat Kota Gerbang Salam Pamekasan Dijadikan Ladang Maksiat

Foto Sepasang Kekasih yang Bercumbu di Areal Taman Monumen Arek Lancor Pamekasan
1258
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Maraknya muda-mudi yang beraktifitas di areal Taman Monumen Arek Lancor, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, rupanya kini sudah menciderai ikon Kota Gerbang Salam (Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami).

Pasalnya, kedatangan muda-mudi itu melakukan sebuah tindakan yang melanggar aturan agama Islam, yakni berbuat mesum dan dijadikan ladang untuk berpesta miras (minum-minuman keras) di Taman Monumen Arek Lancor pada tengah malam ditempat yang petang (kurangnya lampu penerang), Minggu malam (15/04/2018).

Atas tindakan pasangan muda-mudi itu, salah satu pengunjung Taman Monumen Arek Lancor, langsung melaporkan tindakan itu ke pihak Satpol PP.

Rozy (24) salah satu pengunjung menyampaikan, bahwa dirinya sangatlah kecewa melihat kondisi taman yang seharusnya memiliki lampu penerang yang cukup, malah terkesan memang dibiarkan mati begitu saja. Sehingga sangat mudah bagi pasangan muda-mudi untuk melakukan mesum di areal tersebut.

"Sebenarnya yang menjadi pemicu perbuatan tidak senonoh itu, lampu penarang taman dibiarkan mati, ini sudah berminggu-minggu lamanya," kata Rozy.

Dirinya menjelaskan, bahwa alangkah lebih baiknya jargon atau ikon Kota Gerbang Salam pada Kabupaten Pamekasan dihapuskan, atau diganti dengan ikon Kota Berteman. Lantaran sudah tidak sesuai dengan tindakan yang dilakukan oleh sepasang kekasih itu.

"Sempat kami menegur pasangan muda-mudi itu, namun tak di indahkan," paparnya.

Selain itu, dirinya juga menyesalkan kinerja Satpol PP yang berada diareal itu, lantaran seakan tak berfungsi.

"Selain dari sepasangan kekasih, ditempat ini juga ada yang meminum-minuman keras ditempat yang redup. Seharusnya ada kontrol dari Satpol PP," tutur Rozy.

Lebih lanjut, Rozy juga berharap pemerintah daerah melalui Dinas terkait agar segera melakukan tindakan, agar nampak kinerja dari Dinas tersebut.

"Agar tidak berkelanjutan perbuatan yang mencoreng nama baik Gerbang Salam, secepatnya lampu taman di perbaiki, karena sudah berminggu-minggu dibiarkan mati," harapnya.

Sementara itu, Adi, salah satu petugas Satpol PP areal Monumen Arek Lancor menyampaikan, bahwa sepasang kekasih yang ditangkapnya itu hanya sebatas diberi pembinaan semata, agar tak mengulangi perbuatannya kembali. Dan dibiarkan lepas.

"Sudah kami berikan pembinaan dan arahan, bahwa melakukan tindakan seperti itu di tempat ini tidak boleh," kata Adi. (Faisol)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep terus menegaskan peran strategisnya dalam menjamin hak masyarakat atas keterbukaan...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batu berhasil mengamankan seorang pria, yang diduga kuat sebagai bagian...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dipastikan tetap stabil dan aman...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendukung penguatan ekonomi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep kembali menggencarkan edukasi hukum kepada pelajar melalui program Jaksa Masuk Sekolah...

Komentar