Diduga Tercemar Limbah Industri, Air Kali Sadang Berubah Merah

Foto: Air Kali Sadang yang berubah merah
1731
ad

MEMOonline.co.id. Bekasi - Merahnya air Kali Sadang yang diduga terjadi karena tercemar limbah industri, ramai diberitakan oleh pelbagai media sehingga banyak menyita perhatian publik.

Masyarakat dan pemerhati lingkungan pun turut mempertanyakan kenapa hal tersebut selalu terjadi.

Eman Suleman selaku Plt. Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten hanya mengatakan pihaknya tak akan tinggal diam atas kejadian tersebut.

"Pastinya kami DLH tidak tinggal diam. Namun masih menunggu laporan dari hasil penelitian secara rinci dari Bidang Gakum," jawab singkat Eman saat dikonfirmasi, Minggu (29/5/2022) via aplikasi perpesanan WhatsApp (WA).

Begitu juga dengan jawaban Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan saat dimintai tanggapannya mengenai hal tersebut.

"Untuk Kali Sadang akan segera di cek ke lapangan " jawabnya.

Atas kejadian tersebut, muncullah beragam tanggapan.

Salah satunya dari Ketua Ruang Jurnalis Nusantara (RJN) Bekasi Raya Hisar Pardomuan yang mengatakan bahwa hal itu terjadi karena lemahnya pengawasan dari dinas terkait.

"Perobahan air di Kali Sadang menjadi merah yang diduga tercemar limbah industri seperti diberitakan pelbagai media itu menandakan lemahnya pengawasan atau monitoring Bidang Penegak Hukum Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi," ucapnya.

Anehnya, lanjut Hisar, kejadian ini terjadi hanya beberapa hari setelah Dani Ramdan dilantik menjadi Pj. Bupati Bekasi.

Menurut hemat saya, ada dua dugaan kemungkinan. Pertama, sengaja dibuang oleh oknum perusahaan nakal sebagai bentuk penolakan halus yang mana saat ini Penjabat Bupati Bekasi di emban oleh Dani Ramdan.

"Atau kemungkinan kedua, yaitu Dani Ramdan selaku Pj. Bupati Bekasi sedang diuji ketegasan serta keseriusnya dalam memimpin Kabupaten Bekasi untuk lebih baik lagi," ujar Hisar.

Namun, terlepas dari dua dugaan kemungkinan tersebut, saya Hisar Pardomuan selaku Ketua RJN Bekasi Raya meminta kepada Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan agar segera mengusut tuntas pencemaran air Kali Sadang ini.

"Hal ini agar menjadi efek jera bagi perusahaan-perusahaan nakal yang hanya mencari keuntungan semata. Mereka dengan seenaknya membuang limbah industrinya tanpa memikirkan dampak terhadap kelestarian lingkungan serta ekosistem di sepanjang Kali Sadang dan sekitarnya," tegas Hisar.

"Kami RJN Bekasi Raya akan terus mengawal temuan permasalahan ini sampai tuntas," pungkasnya.

Penulis      :    Bambang

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Isma

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Batu melantik 33 pengurus Pimpinan Anak Cabang se-Kota Batu, pada Minggu...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Satreskrim Polres Lumajang Jawa Timur, berhasil mengungkap aksi pencurian motor milik warga Candipuro di teras IGD...

MEMOonline.co.id. Jember- Warga Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, dibuat heboh setelah sebuah motor diduga dicuri. Tanpa...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Kasus pengeroyokan yang menimpa Senemi (59) warga Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono Lumajang, polisi mengamankan dua...

Komentar