Tuntut Kadesnya Mundur, Warga Desa Banyuanyar Demo 

Foto: Suasana Demo Warga Desa Banyuanyar
2128
ad

MEMOonline.co.id, Banyuwangi - Sejumlah warga Desa Banyuanyar, menggelar aksi unjuk rasa didepan Balai Desa Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (5 April 2018).

Mereka menuntut agar Kepala Desa Banyuanyar H. Hasan atau Supardi untuk mundur dari jabatannya. Masyarakat menilai H. Hasan kebijakan maupun sikap yang dilakukan oleh H Hasan  banyak bertentangan dengan Undang-undang. 

Saat melakukan aksi, masyarakat membawa baner yang bertuliskan "Turunkan Kades Banyuanyar, karena banyak melanggar peraturan, Undang-undang dan meresahkan warga,". Mereka didepan Balai Deda satupersatu berorasi yang intinya mengecam agar orang nomot satu di Desa Banyuanyar segera di nonaktifkan.

Korlap aksi Ivan dalam orasinya mendesak Camat Kalibatu segera mengajukan surat keputusan (SK) pemberhentian kepada Bupati Banyuwangi.

Menurutnya, aksi itu sebagai bentuk klimaks keresahan warga. Sebab, dari berbagai cara telah dilakukan dan belum membuahkan hasil.

"Kami melakukan aksi unjukrasa damai untuk menyampaikan aspirasi, ini jalan terahir yang bisa kami lakukan, sebab sudah mencoba mediasi melalui Bapak Muspika Kalibaru, tokoh-tokoh masyarakat, semuanya sudah ikut untuk membicarakan dan menyelesaikan permasalah yang ada di Desa Banyuanyar, tapi semuanya tidak di dengarkan oleh kepala desa  tersebut," Tegasnya

Selain itu, mereka juga meminta Kepala Desa Banyuanyar untuk mencabut SK pengangkatan staf desa yang baru dikukuhkan. Sebab, pengangkatan itu dinilai bertentangan dengan Undang-undang.

Menurut Ivan aksi yang dilakukan murni untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. Sehingga tidak ada kaitannya dengan pelaksanaan Pilkades dan bukan demo pesanan.

"Kami turun kelapangan karena peduli dengan desa Banyuanyar, dengan hormat kami minta kepada Camat Kalibaru selaku kepanjangan tangan dari bupati untuk menyampaikan dan memutuskan aspirasi dari masyarakat pada Bupati Banyuwangi. Apabila tuntutan kami tidak di penuhi kita akan menggelar unjukrasa lagi dengan jumlah massa yang lebih besar," ancamnya.

Usai menyampaikan aspirasi di Balai Desa, masyarakat berbondong-bondong melakukan aksi di depan Kantor Camat Kalibaru. Mereka juga meninta agar Camat Kalibaru segera mengambil tindakan tegas.

Saat aksi berlangsung terlihat banyak Personel Kepolisian yang mengamankan. Personel itu didatangkan dari 10 satuan Polsek di Banyuwangi, diantaranya Polsek Kalibaru, Glenmore, Genteng, Tegalsari, Sempu, Gambiran, Singojuruh, Songgon, Cluring, Srono dan Koramil Kalibaru.

Itu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya tindakan yang tidak diinginkan terjadi. Usai menyampaikan aspirasi, warga dengan tertib membubarkan diri. (Anis/Jun).

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep terus menegaskan peran strategisnya dalam menjamin hak masyarakat atas keterbukaan...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batu berhasil mengamankan seorang pria, yang diduga kuat sebagai bagian...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dipastikan tetap stabil dan aman...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendukung penguatan ekonomi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep kembali menggencarkan edukasi hukum kepada pelajar melalui program Jaksa Masuk Sekolah...

Komentar