Pohon Berukuran Besar Tumbang Menimpa Pondok Pesantren di Prajjan Sampang

Foto : Pohon berukuran besar menimpa pondok pesantren di Prajjan Sampang
1827
ad

MEMOonline.co.id, Sampang  - Pohon berukuran besar dan berusia ratusan tahun tumbang menimpa Gedung Ponpes Nurul Allam, Langger Timur, Desa Prajjan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Senin (29/11/2021).

Akibat insiden tersebut, bangunan tingkat dua mengalami kerusakan berat.

Atap serta dinding tembok ambruk setelah pohon randu berukuran besar itu menimpa. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Namun, satu orang santri harus dievakuasi ke Puskesmas Camplong untuk mendapatkan pertolongan medis karena menderita luka memar.

Tumbangnya pohon yang berumur ratusan tahun ini, terjadi akibat pohon sudah terlalu rapuh.

Ditambah hujan deras yang terjadi dalam waktu cukup lama di wilayah itu.

Berdasarkan informasi yang diterima media ini, batang pohon tersebut tepat menimpa gedung koperasi milik ponpes dan mengenai sepeda motor yang terparkir di dalam gedung itu.

Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Allam, KH Abdul Walid mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB saat para santri sedang tidur. Pohon berdiameter empat meter ini tumbang.

"Diperkirakan, kejadian tersebut terjadi sebelum subuh tadi. Saat ini, kami masih menunggu petugas BPBD untuk menyingkirkan pohon besar tersebut dari atap asrama," kata Kiai Walid singkat.

Pihaknya berharap ada perhatian pemerintah terkait insiden ini. Dirinya juga berharap segera ada bantuan perbaikan supaya tidak mengganggu proses belajar dan mengajar di pondok pesantren.

"Kerugiannya cukup banyak. Selain gedung, fasilitas lain juga rusak. Bahkan listik sampai kini masih mati ( padam ). Semoga ada perhatian dari pemerintah," harap kiai Walid.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Sampang Asroni saat dikonfirmasi melalui Kasi Kebencanaan dan Logistik BPBD Moh Imam menjelaskan, setelah menerima laporan pohon tumbang tersebut, pihaknya langsung meluncur ke lokasi.

"Menurut saksi mata terdengar patahan batang pohon, kemudian menimpa gedung lantai dua itu. Kemungkinan karena pohonnya lapuk. Untungnya tidak ada korban jiwa," terang Imam saat di lokasi kejadian.

Untuk menangani pohon besar yang tumbang tersebut, pihaknya dibantu oleh warga setempat serta para santri.

"Petugas melakukan asesmen ke lokasi kejadian. Kemudian melakukan pemotongan batang pohon menggunakan mesin chainsaw dengan dibantu warga dan para santri," imbuhnya.

Dia mengimbau, di tengah ancaman cuaca ekstrem ini, masyarakat agar lebih waspada.

Terutama pemukiman yang berada di bawah pepohonan serta dataran tinggi yang rawan longsor.

"Termasuk hindari juga kegiatan atau berteduh di bawah pepohonan saat hujan dan angin kencang," pungkas Imam.

Penulis     :   Fathur

Editor       :   Udiens

Publisher :   Dafa

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Batu melantik 33 pengurus Pimpinan Anak Cabang se-Kota Batu, pada Minggu...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Satreskrim Polres Lumajang Jawa Timur, berhasil mengungkap aksi pencurian motor milik warga Candipuro di teras IGD...

MEMOonline.co.id. Jember- Warga Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, dibuat heboh setelah sebuah motor diduga dicuri. Tanpa...

Komentar