Foto: Webinar Kadin-SMSI
Foto: Webinar Kadin-SMSI
MEMOonline.co.id, Bekasi - Webinar Dialog Media bertemakan "Penguatan Peran Kadin dan SMSI Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi" secara virtual dibuka oleh Penjabat Bupati Bekasi Dr. H. Dani Ramdan, Rabu (28/7/2021).
Sebelumnya, hal yang sama juga dilakukan oleh Walikota Bekasi Dr. H. Rahmat Effendi melalui Humas Kota Bekasi sekaligus memberikan sambutan secara virtual dari Kota Bekasi.
Hadir sebagai narasumber, Wakil Ketua Dewan Pers Hendry CH Bangun, CEO Ayo Media Roberto AM Purba, Kepala Bappeda Bekasi Dedi Supriyadi, Ketua Kadin Kabupaten Bekasi Heri Noviar, S.E dan Kanit 3 Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kompol Khairuddin, S.E., S.H.
Turut hadir melalui video conference, anggota Kadin Indonesia Komite Malaysia Ny. Arie Rahmadani, Kepala BJB Cabang Kabupaten Bekasi Adi Arif Wibawa, Kepala BPBD Kabupaten Bekasi dan Kepala BPBD Kota Bekasi, Dinas Kominfo, Perindustrian, Perdagangan, Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat Desa, pengelola Kawasan Industri Kota Delta Mas, Hyundai, Jababeka dan perwakilan perusahaan industri serta pengusaha media.
Begitu juga Ketua PWI Bekasi Raya, Melodi Sinaga dan Manajer Kerjasama Bumdesa Hegarmukti, Reyhan selaku moderator.
"Alhamdulillah saya diundang Kang Doni Ardon ketua SMSI Bekasi Raya dan diminta membuka Webinar Dialog Media. Semoga melalui dialog media ini, kita semua dapat berperan dalam percepatan penanganan Covid-19 dan mendorong pemulihan ekonomi menjadi lebih baik," ujar Pj. Bupati Bekasi, Dr. H. Dani Ramdan, M.T.
Sebagai pembicara pertama, Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Chairuddin Bangun menyampaikan bahwa lahirnya Undang Undang nomor 40 tahun 1999 memberi peluang bagi siapapun untuk membuat perusahaan pers.
Begitu banyak pemodal masuk ke bisnis pers ini karena terbuai rayuan maut wartawan yang memberi gambaran manis.
"Banyak pula wartawan membuat media sendiri karena melihat peluang usaha yang menguntungkan," ucap Hendry.
"Padahal bisnis pers bukan bisnis biasa. Sebab didalamnya ada landasan etika, kewajiban moral, SDM jurnalistik, perencanaan bisnis dan utamanya modal," tambahnya.
Oleh karenanya, Hendry menyarankan SMSI Bekasi Raya untuk sering menggelar pelatihan-pelatihan jurnalistik dan memberikan bimbingan teknis pengelolaan media kepada para wartawan yang bekerja dalam perusahaan pers anggota SMSI.
Sedangkan CEO Ayo Media, Roberto AM Purba memberikan tips dan langkah-langkah bisnis media siber agar menyentuh minat pembaca.
"Koneksikan juga melalui media sosial agar berita yang diposting dibaca banyak orang," ungkapnya.
Sementara, Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi Dedi Supriyadi menyinggung peran besar pers dalam mendorong upaya pemulihan ekonomi di masa ataupun pasca pandemi Covid-19.
"Peran pers harus dioptimalkan dalam upaya pemulihan ekonomi dengan membawa informasi kesehatan dan pendidikan sampai ke desa terpencil, memfasilitasi perdagangan, mentransmisikan ide dan inovasi lintas batas, menyampaikan informasi strategi yang teruji kepada masyarakat dalam menanggapi isu-isu kritis juga mempromosikan bisnis serta mendorong kinerja komersial dan industri kearah yang lebih baik," terangnya.
Dedy Supriyadi juga mengingatkan agar dapatnya pers membantu penggagasan dan menginspirasi yang memungkinkan wirausahawan dapat berkumpul dan saling belajar satu sama lain.
Sementara, Ketua Kadin Kabupaten Bekasi Heri Noviar, S.E menjelaskan peran Kadin sebagai wadah bagi sektor pelaku-pelaku usaha.
"Sebagai wadah dan wahana pembinaan, komunikasi, informasi, representasi, konsultasi, fasilitasi dan advokasi pengusaha Indonesia, Kadin hadir untuk mewujudkan dunia usaha Indonesia yang kuat dan berdaya saing tinggi," terang Heri.
Menurutnya, transformasi usaha saat ini, salah satunya berdasar pada kolaborasi. Maka Kadin Kabupaten Bekasi mengupayakannya melalui kerjasama dengan media siber selaku profesi yang menguasai teknologi informasi dan komunikasi.
"Tentunya media siber yang berpedoman pada Undang-Undang 40 tahun 1999 tentang Pers. Dalam hal ini, SMSI selaku asosiasi para pengusaha media siber sebagai konstituen Dewan Pers perlu disertakan dalam mewujudkan program-program Kadin Kabupaten Bekasi," ungkapnya.
Adapun Kanit III Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kompol Khairuddin, S.E., S.H memaparkan tentang penanggulangan kejahatan teknologi informasi, komunikasi dan media siber.
"Tindak pidana siber yaitu segala bentuk kejahatan yang terjadi dengan melibatkan pengetahuan dan kemampuan tentang teknologi komputer, mulai dari cara melakukan kejahatan, penyelidikan, penyidikan dan penuntutan sampai peradilannya," urai Khoiruddin.
Beberapa kasus pidana siber yang sering terjadi diantaranya penipuan kartu kredit, hack, phising mendapatkan informasi pribadi via email, pornografi, malware dan skimming dan fitnah.
"Ujaran kebencian atau hate speech dan termasuk diantaranya hoax atau berita bohong, diatur dalam Undang Undang RI nomor 19 tahun 2016 dan ada akibat hukum yang harus dipertanggungjawabkan," tegasnya.
Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti Webinar Dialog Media yang dilaksanakan di Lapangan Tembak Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dan disponsori PT Mecayya Pharmaceutical, Bank BJB, Kota Deltamas dan Asosiasi Pengusaha Limbah Industri Indonesia (Aspelindo) ini.
Diakhir diskusi, ketua SMSI Bekasi Raya, Doni Ardon menyampaikan notulensi Webinar Dialog Media, sebagai berikut :
1. Dewan Pers meminta SMSI Bekasi Raya agar secara rutin mengadakan pelatihan jurnalistik dan bimbingan teknik pengelolaan perusahaan media.
2. Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi akan melibatkan Kadin Kabupaten Bekasi dalam pengelolaan dana CSR dan akan mengajak serta mengundang unsur-unsur dari Kadin Kabupaten Bekasi.
3. Kadin Kabupaten Bekasi akan merumuskan bentuk kerjasama terhadap Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bekasi Raya terkait publikasi dan transparansi pemanfaatan dana CSR.
4. Kadin Kabupaten Bekasi berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi mengeluarkan Perbup dengan berpatokan pada Pergub Jabar tentang kewajiban perusahaan bergabung dalam keanggotaan Kadin Kabupaten Bekasi.
Penulis: Bambang
Editor: Udiens
Publisher: Lina