Diduga Korban Duel, Dua Mayat Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Foto: Ilustrasi google
1669
ad

MEMOonline.co.id, Sumatera Utara -Ama Kendi Harita (58) dan Ama Reli Loi (55) warga Desa Hilinamoniha, Kecamatan Toma, Nias Selatan, Sumatera Utara, ditemukan tewas dengan sejumlah luka, Senin (5/7). Juru bicara Polres Nias Selatan, Aiptu Ferry Manolo Halawa, mengatakan kedua pria itu diduga saling serang menggunakan senjata tajam.

"Iya kedua korban diduga meninggal karena saling serang," katanya, Senin (5/7).

Pihak kepolisian masih menyelidiki terkait kematian dua pria itu. Polisi pun belum bisa mengungkapkan motif kejadian itu.

"Kejadiannya di tengah hutan, tidak ada yang melihat apakah motifnya dendam, sakit hati, cekcok kami belum dapat pastikan. Anak korban (masih) dimintai keterangan," ungkap Ferry.

Jasad Ama Kendi Harita dan Ama Reli Loi pertama kali ditemukan warga. Keduanya terpisah sekitar 30 meter, namun kondisinya sama-sama mengenaskan. Temuan itu kemudian dilaporkan ke kantor polisi setempat.

Kasat Reskrim Polres Nias Selatan AKP Iskandar Ginting mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif kejadian itu. "Kami masih melakukan penyelidikan," pungkasnya.

Penulis: Merdeka.com

Editor: Udiens

Publisher: Lina

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Berlian Karaoke & Bar resmi menggelar Grand Opening pada Selasa, (28/7/2026). Acara pembukaan akan berlangsung mulai...

MEMOonline.co.id. Jember- Bupati Jember Muhammad Fawait bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember turun langsung ke Desa Selodakon,...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Paguyuban Pengusaha Rokok (PPR) Kabupaten Sumenep mengajak seluruh perusahaan rokok (PR) lokal memaksimalkan penyerapan...

MEMOonline.co.id. Jember- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA...

MEMOonline.co.id. Lumajang- ‎Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, mulai dari penyalahgunaan media digital, perundungan, hingga...

Komentar