Abaikan Perpres, Proyek DD di Desa Dharma Camplong Sampang Diduga Kuat Tak Sesuai RAB

Foto : Lapangan futsal di Desa Dharma Camplong diduga dibangun asal asalan
1304
ad

MEMOonline.co.id, Sampang - Pembangunan lapangan futsal dan Bola Volly di Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur dibiarkan mangkrak.

Pekerjaan fisik yang menggunakan anggaran Dana Desa (DD) setempat tahun 2019 itu tidak dilengkapi dengan papan nama atau siluman.

Padahal, kewajiban memasang plang papan nama proyek tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 dan Perpres Nomor 70 Tahun 2012. Regulasi ini mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek.

Tidak dipasangnya plang papan nama proyek tersebut bukan hanya bertentangan dengan perpres. Tetapi juga tidak sesuai dengan semangat transparansi yang dituangkan pemerintah dalam Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik.

Pantauan di lapangan, sarana olahraga itu kondisinya sangat memprihatinkan. Kini bangunan itu kotor, tidak terurus, tiang penyangganya pun roboh dan terkesan terbengkalai atau dibiarkan saja setelah selesai dikerjakan.

Ada dugaan pembangunan lapangan tersebut dikerjakan asal–asalan alias tidak sesuai RAB.

Camat Camplong Saffak saat dikonfirmasi terkait persoalan di wilayahnya ini yang tupoksinya sebagai pembina dan sekaligus bagian Tim monitoring anggaran Dana Desa, pihaknya masih belum bisa memberikan penjelasan secara signifikan.

"Kalau gak salah, itu pakai anggaran dana desa tahun 2019, untuk lebih jelasnya sampeyan konfirmasi langsung ke kepala desa Dharma Camplong," kata Saffak secara singkat via chat WhatsApp, Selasa (18/5/2021).

Dihubungi terpisah, Kepala Desa Dharma Camplong Moh Amin saat dikonfirmasi wartawan mengakui jika kondisi proyek itu mangkrak. Ia berjanji akan segera memperbaiki pembangunan yang hingga saat ini dibiarkan rusak tersebut.

"Dalam waktu dekat akan kami perbaiki. Kemarin, saat ada acara silaturahmi dengan pak Bupati kami juga sudah di tegur agar segera diperbaiki dan juga sudah ada pemberitahuan dari Ketua AKD Kabupaten Sampang," dalihnya.

Saat ditanya berapa anggaran pembangunan lapangan bola volly dan futsal tersebut, Amin terkesan mengelak dan mengaku sudah lupa berapa besaran pagu proyek tersebut.

"Dah gak ingat saya berapa angkanya, nanti saya tanyakan ke operatornya karena sudah ada yang mengerjakannya. Nanti saya tanya dulu ya," pungkasnya.

Penulis: Fathur

Editor: Udiens

Publisher: Dafa

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung di udara wilayah Kecamatan Klakah dan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang,...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batu terus memperkuat peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dengan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (D-PUTR) terus melakukan langkah guna menunjang...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Momentum Halalbihalal Makayasa bersama insan media di Ayoka Cafe, Rabu (8/4/2026), menjadi titik awal pemaparan roadmap...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Badai dugaan jual beli kios dan los di Pasar Induk Among Tani Kota Batu, dalam tahap penyelidikan Kejaksaan Negeri...

Komentar